Sunday, 28 May 2017

Sunday, May 28, 2017 2

Acara TV Lokal yang Pernah Jadi Favorit Saya

Televisi, aih rasanya sudah lama saya nggak nonton TV. Padahal mah baru awal Mei kemarin nonton TV di rumah mertua hihi. Maklum karena di rumah nggak ada TV, jadilah nonton TV nya kalau lagi di rumah mertua aja 😁
Sebenarnya pilihan saya sendiri sih nggak mau ada TV di rumah. Dan saya sudah terbiasa tanpa TV sejak TV di rumah orang tua dulu rusak. Plusnya lagi biar hemat listrik hehe, dan biar lebih fokus aja lagian udah nggak ada acara yang seru. Fokus ngurus rumah, anak, suami.  Hiburan? Tinggal buka media sosial dan internet aja karena udah terhubung WiFi hehe. So, liburan saya sekeluarga ya memang cuma dari koneksi internet aja 😋

Saya jadi inget waktu TV di rumah orang tua belum rusak, ada beberapa acara TV yang saya suka banget. Bahkan hampir setiap tayang rasanya nggak pernah ketinggalan. 

Ini dia acara TV lokal yang pernah jadi favorit saya:

😍 Paradiso
https://twitter.com/paradisotrans7
Ada yang tahu nggak acara ini? Dulu tahun 2010 tayang di Trans 7 setiap hari Sabtu jam 4 atau 5 sore (kalau nggak salah hehe). Tentang apa? Tentang pantaaaai dan lauuuut. Haha iyess saya suka banget kan sama pantai dan laut. Dan Paradiso ini selalu mengexplore laut-laut yang ada di Indonesia! Percaya atau tidak, acara ini pula yang manambahkan rasa cinta saya pada laut. Laut-laut di Indonesia ternyata memang tidak ada duanya. Dan acara ini kadang menayangkan pulau dengan laut-laut indah yang jarang terjamah wisatawan alias masih sepiiii. Aduuh, sayangnya acara ini nggak bertahan lama hiks. Ada sih Jejak Petualang, tapi entah kenapa Paradiso lebih menarik. Mungkin karena lebih fokus ke pantai dan laut aja kali ya.


😎 Kacamata
credit: http://archive.tabloidbintang.com/film-tv-musik/ulasan/10366-kacamata-trans-7-menjadikan-hal-hal-sepele-terasa-penting.html
Kalau ini acara yang dipandu Indra Herlambang dan tayang di Trans 7 tahun 2010an juga. Tentang apa ya, pokoknya tentang pertanyaan penting atau sepele yang diajukan Indra kepada orang-orang di sekitar, dan seringkali jawabannya tuh lucu atau ngawur :D Nah dari jawaban-jawaban itulah yang bikin acara ini menghibur banget. Saya kalau udah nonton ini nggak mungkin nggak ketawa :v Ditambah Indra Herlambang sebagai host juga emang berpembawaan ceria dan lucu, jadi ya klop aja 😀

👀 John Pantau
http://olinep.blogspot.co.id/2011/11/nama-lengkap-john-martin-tumbel-nama.html
Selain Kacamata, acara ini nggak kalah seru dan lucu. Jadi biasanya John akan memantau orang-orang yang melanggar peraturan. Dan kalau ditanya, jawaban orang-orang itu biasanya ngeles bin ngawur dan lucu. Agak nyeleneh sih kadang, karena seringkali orang-orang yang melanggar peraturan ini nggak diblur wajahnya dan kasihan jadinya huhu.

👨 Mario Teguh Golden Ways
credit: https://seleb.tempo.co/read/news/2016/10/05/219809895/terjawab-siapa-yang-hentikan-acara-mario-teguh-golden-ways
Siapa yang nggak tahu acara ini sih? Hehe. Terlepas dari kontroversinya kemarin, beliau adalah salah satu tokoh favorit saya. Kata-katanya selalu bijak dan menghangatkan. Makanya saya nggak pernah ketinggalan acara MTGW yang ditayangin di Metro TV setiap Minggu jam 7 malam ini. Temanya selalu seru. Apalagi sebelum acaranya ditutup, ada sesi curhat yang kadang lucu, atau sedih. Saking favoritnya, saya sampai bela-belain dari Bekasi ke Metro TV di Jakarta demi menonton secara langsung di studio 😌

👨 Kick Andy
http://www.remotivi.or.id/amatan/10/Delusi-Kick-Andy
Nah ini satu-satunya acara yang masih tayang sampai sekarang di Metro TV setiap hari Jum'at malam. Acaranya memang bermanfaat banget. Dari mulai wawancara tentang hiburan, pendidikan, film, sampai hal-hal yang berbau melow atau sedih. Sayangnya saya nggak pernah kesampaian untuk nonton langsung di studio hiks. Padahal kalau nonton langsung bisa dapat buku gratis. Pernah sih kebagian diundang, tapi pas saya udah menikah dan di Surabaya, hiks 😑 Tapi saya sempat ikutan undian bukunya, dan dapat *yey. Waktu itu saya dapat buku Kreatif Sampai Mati nya Wahyu Aditya. Pas masih kerja sih suka mantengin websitenya buat ikut undian, tapi eh kesini-sini udah nggak pernah 😁

💅 Acara masak-memasak
https://alviansyahkuswidyatama.wordpress.com/2016/04/08/edisi-nostalgia-acara-memasak-yang-pernah-tayang-di-tv-tahun-90-an-awal-2000an/
Acara yang nggak kalah saya favoritkan dari dulu (bahkan mungkin sampai sekarang kalau masih ada TV) adalah acara masak-memasak. Dari mulai acara Aromanya Sisca Suwitomo, Rudi Chaeruddin, Masakan Nusantara, sampai acara-acara terbaru kayak Gula-gula, Ala Chefnya Farah Quinn, sampai kompetisi masak kayak Master Chef Indonesia dan Iron Chef (di Indosiar). Walaupun cuma sedikit banget yang pernah saya praktekkin sih haha tapi saya suka aja nonton semua acara berbau memasak 😍

Kuis-kuisan
http://www.hipwee.com/hiburan/10-ragam-kuis-lawas-yang-sempat-membantu-wawasanmu-jadi-semakin-luas/
Ini juga favorit dari dulu. Saya suka banget nonton berbagai macam kuis. Komunikata, Family 100, Benar/Salah (di Trans TV), Who Wants to be a Millionaire, Siapa Berani, dan banyak kuis lainnya yang saya lupa banget nama-namanya. Selain menghibur, kadang kuis ini juga menambah wawasan dari pertanyaan-pertanyaannya yang ilmiah dan serius.

Wah ternyata acara TV zaman dulu seru-seru ya. Entah kemana semua acara yang bermanfaat itu dan sudah nggak tayang lagi hiks. Semoga ke depannya, TV lokal lebih memperhatikan tayangan-tayangannya. Jangan sampai komplain tentang kurangnya acara yang mendidik terus berdatangan dan membuat semua orang jadi beralih ke TV kabel huhu.

Kalau kamu, acara TV lokal yang jadi favoritmu apa sih? 😀

Jangan lupa juga simak acara TV favorit punya Mbak Diah di sini dan Mbak Liza di sini.

Monday, 22 May 2017

Monday, May 22, 2017 6

Mudahnya Liburan dengan Satu Paket

Saya pernah cerita kalau saya suka banget sama laut. Entah kenapa di mata saya, laut itu selalu memesona dan memukau. Meskipun panas, tetep aja melihat hamparan biru yang luas itu bikin hati tenang dan bahagia :)


Saya juga bersyukur banget bisa lahir dan tinggal di Indonesia yang terkenal dengan negara agrarisnya (perairan). Itu artinya Indonesia punya buanyak sekali pantai dan laut. Dan salah satu yang jadi impian saya dari dulu adalah bisa mengunjungi Pulau Lombok. Why Lombok? Karena pesona pantai dan laut di Lombok itu sungguhlah luar biasa. Duh kalau saya lihat foto teman-teman yang sudah pernah berkunjung ke Lombok, masya Allah deh pemandangannya. 
credit: http://www.tipswisatamurah.com/2015/08/mengenal-keindahan-pulau-lombok-ntb.html
Bahkan dibanding Pulau Bali, rasanya Lombok yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini lebih menggoda buat saya. Yang mana Bali itu kesannya kan udah biasa ya, tapi Lombok yang terletak di pedalaman ini menawarkan sesuatu yang bisa memanjakan mata banget. Duh belum juga ke sana, tapi saya udah bisa bayangin bagaimana keindahannya hiks. Makanya saya kepingin banget bisa liburan ke sana sama keluarga. Whua pasti seru! Aamiin. 

Nah ngomongin liburan, hal pertama yang pasti dilakukan adalah harus mulai booking tiket pesawat untuk transportasi ke sana. Plus hotel untuk penginapannya. Sayangnya, kebanyakan dijual terpisah. Harus booking tiket pesawat sendiri, tiket hotel sendiri. Jadi kayaknya bakal makan waktu banget. Ada nggak sih yang langsung digabung aja gitu?

TERNYATA ADA LHO! 

Saya sudah lihat di Traveloka, kalau mereka membuka pemesanan tiket plus hotel sebagai 1 paket! Saya coba buka disini. Misalnya saya coba order untuk saya dan suami, serta 2 bayi (anak saya sebentar lagi kan dua hehe).
Setelah itu, klik Cari Paket yang ada di bagian bawah sebelah kanan (di bawah tulisan Kamar). Nah, nanti muncul deh pilihan-pilihan paketnya. 


Udah deh, tinggal saya pilih mau paket yang mana.

Dengan adanya paket tiket pesawat plus hotel ini, jelas banget kita bisa dapat beberapa keuntungan:
  • Paket tiket+hotel ini mudah digunakan, jadi sekarang kita nggak perlu lagi memesan tiket dan hotel secara terpisah. Pastinya ini akan menghemat waktu sekali karena lebih efektif bila langsung dijadikan satu paket.
  • Kalau dilihitung-hitung, dengan dijadikan satu paket harganya lebih murah dibanding kalau kita pesan tiket pesawat dan hotel secara terpisah. Nah kalau lebih murah, sisa uangnya kan bisa untuk jajan-jajan pas wisata di sana atau ditabung hehe.
  • Pembayarannya pun mudah, karena tersedia banyak metode pembayaran :)

Gimana? Asyik banget kan! 

Itu baru simulasi aja sih hehe. Tapi saya jadi punya gambaran kalau nanti sudah benar-benar mau liburan :)) Aaiih, jadi nggak sabar pengen cepet-cepet liburan :))

Teman-teman ada yang punya rencana liburan juga nggak? Boleh banget tuh dicoba. Selain mudah, kita pun mendapatkan banyak keuntungan :)

Friday, 19 May 2017

Friday, May 19, 2017 12

4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Dimarahi

Saya punya pengalaman nggak enak tentang dimarahi. Pastinya dimarahi orang tua ya, secara kalau di luar rumah saya jarang banget bikin ulah yang gimana-gimana sampai harus dimarahi hehe.
via Pixabay
Dulu sih cuma bisa ngedumel aja, duh kenapa sih aku harus dimarahi? Tapi kalau dipikir sekarang, ada benarnya juga kata orang tua dulu, "kalau orang tua marah, tandanya sayang." Dan ya iya, dimarahi itu tandanya kan ada sebab. Mana pula kalau anaknya baik-baik aja kita dimarahi. Ya kan? Yeah, saya sadar, selama marah itu memang dibutuhkan dan yang penting tidak menyakiti fisik pun mental (dengan menghardik anak dengan kata-kata buruk misalnya) rasanya sah-sah saja kalau kita dimarahi 😁

4 Hal yang Harus Dilakukan Saat Dimarahi

So, misalnya saya ada di samping diri saya yang sedang dimarahi dulu, mungkin 4 hal ini yang akan saya bilang ke diri saya sendiri:
1. Bersabar
Ini harus ada di posisi pertama. Kenapa? Karena dengan bersabar, kita akan lebih bisa menerima dan tidak membalas orang tua atau orang yang memarahi kita dengan emosi atau kata-kata kasar. Karena bila emosi dibalas dengan emosi, suasana pasti akan menjadi semakin panas dan perang dunia ketiga bisa jadi tidak terhindarkan

2. Cari tahu sebab kenapa bisa dimarahi
Kenapa bisa dimarahi? Ini PASTI ada sebabnya. Apakah kita lalai, apakah kita melakukan kesalahan, atau apapun yang intinya sikap kita memang sudah keliru. Kalau memang kita salah, ya AKUI. Tapi kalau tidak, kita bisa jelaskan dengan baik-baik pada orang yang sedang memarahi kita ketika kondisinya sudah tenang. Yap, jangan coba menjelaskan sesuatu pada orang yang sedang emosi. Karena percuma, orang yang sedang dikuasai emosi biasanya tidak bisa berpikir jernih. Jadi tunggulah sampai kondisi hatinya lebih tenang agar suasananya lebih kondusif untuk berbicara baik-baik. 

3. Introspeksi diri
Setelah kita tahu kesalahan kita, apalagi kalau bukan waktunya introspeksi diri. Barangkali kita merasa sikap kita tidak salah, tapi terkadang orang juga bisa menilai sejauh mana sikap kita keliru atau tidak. Jadi ya tidak ada salahnya mulai berbenah diri dengan mengakui kesalahan dan mulai introspeksi sikap-sikap yang dirasa keliru 😊

4. Ambil hikmahnya 
Segala hal di dunia ini pasti mengandung hikmah. Percaya atau tidak, kejadian buruk atau masalah dan ujian yang menimpa kita pun pasti ada pelajaran yang bisa kita petik dibaliknya. Tergantung kita yang mau mencoba lebih peka atau tidak 😊 Dengan kepekaan insya Allah sikap kita ke depan pun bisa lebih hati-hati dan lebih baik 😊

Yah, dimarahi memang tidak enak sih. Maka itu, sebelum kita dimarahi ya sebaiknya kita juga tidak memarahi orang. Selama masih bisa dikomunikasikan dengan baik, kenapa harus marah? Ya nggak? 😁

Nah kalau menurut kamu sendiri, bagaimana sikap yang seharusnya saat kita dimarahi? 

Baca juga tulisan Mbak Diah di sini dan Mbak Liza di sini.

Thursday, 18 May 2017

Thursday, May 18, 2017 2

3 Sikap Bijak untuk Menghadapi Promo

Kayaknya hawa-hawa puasa sudah berasa banget ya. Dari mulai iklan sirup-sirup dan biskuit yang konon mulai banyak tayang di TV (berdasarkan cerita teman sih, karena saya nggak punya TV di rumah hehe), tiket-tiket transportasi yang mulai diserbu, sampai hawa panas khas bulan puasa pun sudah kerasa banget, fiewh 😪

Tapi ada satu juga yang nggak ketinggalan nih, menjelang puasa dan lebaran gini biasanya banyak promo dan diskon yang bertebaran! Whuaa! Siap-siap harus tahan diri ya. Apalagi tahun ini mall atau toko-toko baik online maupun offline banyak yang menawarkan promo lebaran 2017. Huh jangan sampai kalap deh! 
via Pixabay
Promo ini memang menggoda banget dan ditunggu-tunggu oleh banyak orang yang suka berbelanja. Selain bisa membeli barang dengan harga lebih murah, harga promo biasanya diberikan untuk barang-barang yang baru rilis. Karena itulah punya barang yang baru dirilis tapi bisa mendapatkan harga promo, pasti jadi keuntungan tersendiri. Tapi, jangan sampai kita tidak berpikir jernih karena masa promo ini membuat kita para konsumen jadi kalap, bahkan sampai berebut untuk mendapatkan barang yang dijual dengan harga promo tersebut. Seringnya sih, karena teriming-iming harga murah, kita jadi abai pada pertimbangan-pertimbangan lainnya. Padahal belum butuh barangnya, tapi karena ada promo kita jadi tergiur huhu. So, untuk menghindari rasa kalap, kita bisa memiliki 3 sikap bijak untuk menghadapi promo dengan melakukan tips-tips di bawah ini agar tidak menyesal ke depannya:

💁 Harga Promo Tidak Berlaku untuk Semua Produk

Biasanya toko atau mall sering menyebarkan informasi masa promo harga untuk menarik perhatian konsumen. Tapi ketika kita sudah datang ke toko atau mall tersebut, tidak jarang konsumen atau calon pembeli merasa kecewa karena harga promo yang diiklankan tidak berlaku untuk semua barang, huhu 😥
Karena inilah sebagai calon konsumen atau pembeli, kita harus tahu bahwa memang tidak semua produk diberlakukan harga promo. Harga promo biasanya diberikan untuk produk-produk tertentu, terutama produk yang baru dirilis ke pasaran atau justru produk yang masa berlakunya sudah hampir habis. Maka itu, jangan sampai kita langsung tertarik jika sebuah toko atau mall memberikan harga promo. Sebab bukan tidak mungkin barang yang ingin kita beli justru dijual dengan harga normal, hiks 😥

😉 Perhatikan Masa Berlaku

Yang namanya promo, biasanya tidak berlaku setiap waktu. Tapi memiliki tenggat waktu tertentu. Sebagai calon pembeli, kita harus jeli memperhatikan masa berlaku sebuah promo supaya kalau sudah terlanjur mengambil barang tersebut dan membawanya ke kasir, kita tidak terkejut karena barang tersebut ternyata dijual dengan harga normal. Bukan hanya memperhatikan masa berlaku promo, tapi kita juga harus memperhatikan masa berlaku barang tersebut. Misalnya saat membeli makanan, perhatikan masa kadaluwarsanya. Karena tidak jarang, barang yang dijual dengan harga promo justru barang yang sudah mendekati masa kadaluawarsa.

🙆 Bandingkan dengan Harga di Tempat Lain

Sebelum terburu-buru membeli barang yang dijual dengan harga promo, kita harus mencari informasi tentang harga barang tersebut di tempat-tempat lain. Gunanya supaya kita mendapatkan harga sebenarnya atau harga rata-rata. Karena tidak jarang sebuah toko atau mall membuat iklan atau selebaran tentang adanya promo, tapi ternyata harga sebenarnya sudah ditinggikan/dinaikkan hanya untuk menarik perhatian konsumen, sehingga konsumen akan merasa sangat beruntung ketika mendapatkan potongan harga yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan harga di tempat lain, huhu 😥

Nah itulah 3 sikap bijak untuk menghadapi promo agar kita tidak kalap dalam memanfaatkan promo harga. Selalu ingat untuk membeli barang-barang yang memang kita butuhkan. Bukan karena harga murahnya, tapi karena manfaatnya 😊

sumber referensi: https://hargamurah.org/2016/12/01/cara-bijak-memanfaatkan-promo-harga/

Monday, 15 May 2017

Monday, May 15, 2017 0

Plus Minus AC Low Watt

AC, bagi sebagian orang barangkali sudah jadi kebutuhan rumah tangga yang pokok. Di lingkungan rumah saya sendiri, hampir sebagian memakai AC. Apalagi bagi yang punya anak, AC ini memang berguna banget untuk bikin udara sejuk yang bisa membuat anak nyaman 😊

Nah kalau selama ini kita hanya tahu AC standar, sekarang sudah ada AC yang lebih hemat energi atau biasa dikenal dengan AC low watt. Ya meskipun sama-sama mengusung konsep hemat energi, tapi keduanya memiliki perbedaan lho! 
AC dengan tipe low watt sendiri pada umumnya memiliki cara kerja yang sama dengan AC standar. Hanya bedanya terletak pada kompresor yang dipakai, di mana kompresor pada AC dengan jenis low watt menggunakan daya listrik yang lebih kecil. AC jenis ini juga dibantu dengan kipas angin pada outdoor unit untuk mencapai kemampuan yang sama.

Kelebihan dan Kekurangan AC Low Watt


  • Untuk masalah mendinginkan ruangan, AC low watt membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan AC inverter.
  • Fitur tambahan yang terdapat pada AC jenis ini kurang lebih sama dengan fitur yang ada pada AC standar. Jadi secara keseluruhan AC standar dan AC yang low watt hanya berbeda pada pemakaian daya listriknya.
  • Tarikan listrik awal pada AC jenis ini lebih rendah dibandingkan AC standar dan AC inverter.
  • Pemakaian energi listrik lebih rendah dari AC standar tapi lebih tinggi dari AC inverter.
  • Ada beberapa AC jenis ini yang menggunakan Freon R22 atau R32. Freon R22 ini adalah jenis Freon yang bisa merusak lapisan ozon dan sebaliknya Freon R32 ini ramah lingkungan dan tidak merusak lapisan ozon.
  • Untuk masalah harga, AC Low Watt berada di antara harga AC standar dan AC Inverter.

Skenario Ruangan yang Cocok Untuk AC Tipe Low Watt

Sebagai informasi dan juga pengetahuan untuk kita, berikut ini adalah beberapa skenario ruangan yang cocok untuk AC tipe low watt:

  • Sangat cocok untuk hunian dengan daya listrik rendah
  • Cocok untuk ruangan dengan pintu yang sering dibuka-tutup atau orang sering keluar masuk
  • AC jenis ini cocok untuk penggunaan yang tidak terlalu lama, misalkan 2-3 jam setiap pemakaian
  • Cocok untuk digunakan di ruangan kantor, ruangan karaoke dan juga ruang tamu di rumah kita. 
Jadi kesimpulannya jika rumah kita memiliki daya listrik pas-pasan, pintu ruangan AC lebih sering dibuka-tutup, AC sering dinyalakan dan dimatikan, AC hanya digunakan pada jangka waktu pendek maka AC low watt adalah pilihan yang tepat untuk kita 😊

Saturday, 13 May 2017

Saturday, May 13, 2017 11

Freelance atau Kerja Terikat di Luar?

Daripada jadi pengusaha, mungkin saya lebih berbakat jadi karyawan. Dari SMK saya udah coba belajar jualan, tapi kalau nggak abis dagangannya jadi baper. Sampai kerja (aka saya pernah kerja tapi jualan juga) sama juga. Kalo dagangan nggak abis jadi baper. Aduh, jangan-jangan makanannya nggak enak nih. Aduh, jangan-jangan barangnya jelek nih. Yah gitulah.

Makanya, dari dulu niatan buat jadi pengusaha ya cuma sebatas niat aja, realisasinya NOL besar karena saya nggak tahan dengan naik turunnya haha. Padahal wajar kan ya namanya usaha ya pasti ada saatnya untung, ada saatnya rugi. Ada saatnya rame, ada saatnya sepi. Hihi.

Eh tapi sebenarnya saya bukan mau bahas pengusaha sih, karena sekarang saya mau ngomongin soal freelance.
via Pixabay
Tenaga lepas atau pekerja lepas (Bahasa Inggris: freelance), adalah seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen kepada majikan jangka panjang tertentu. - Wikipedia
Berdasarkan arti kata di atas, saya bukan freelance sih. Karena freelance itu (menurut saya) ya yang memang benar-benar niat bekerja. Sedangkan saya, hanya seorang ibu rumah tangga biasa yang nggak kerja apa-apa (a.k.a menghasilkan uang). Kalau pun dibilang saya bisa menghasilkan uang dari blog,  saya nggak menampik - memang iya. Saya belajar monetisasi blog juga nggak menampik. Tapi fokus saya ngeblog (dari dulu sampai sekarang) bukan semata untuk nyari uang, tapi karena memang saya suka nulis.
Ada job atau tidak, saya tetap menulis. Setiap hari saya mikirin tema apa buat tulisan di blog saya. Jadi nulisnya ya memang nggak tergantung ada atau tidaknya uang. Termasuk urusan review produk, nggak semua produk review di blog bersponsor, beberapa memang secara sukarela aja saya review. Sama halnya kayak saya posting di media sosial. Posting karena memang ingin posting, bukan semata ada job :). Maka itu kenapa kayaknya saya belum pas untuk disebut sebagai pekerja freelance.

Freelance atau kerja terikat di luar?

But kalau saya disuruh milih, antara freelance atau bekerja di luar/kantoran, saya lebih memilih freelance. Kerja itu kurang enaknya terikat sama instansi/orang. Terikat sama aturan yang harus kita patuhi termasuk soal waktu kerja dan gaji yang udah ada standarnya. 
Beda dengan freelance, walaupun ada aturannya juga, dan penghasilannya tidak menentu setiap bulannya seperti bekerja di luar atau kantoran, tapi kita tidak terikat langsung dengan instansi atau orang. Kita lebih bebas mengatur waktu kita. Kalau kita mau dapat uang, ya kita bisa cari sendiri mau kerja apa. Kalau emang lagi pengen santai, ya kita bisa milih buat nggak ambil kerjaan. Intinya lebih fleksibel aja sih.

So, pertanyaannya apakah saya mau jadi freelance? Hehe untuk sementara, saya milih kayak sekarang aja. Ngelakuin hobi nulis dan ngeblog. Nggak ngoyo untuk nyari uang. Kalaupun dari ngeblog dan media sosial bisa menghasilkan, bagi saya itu bonus aja 😁. Karena kesibukan utama masih ngurus rumah dan anak. Dan biarlah tanggung jawab cari nafkah ada pada suami dulu hehe 😁

Kalau kamu, freelance atau kerja terikat di luar?

My Community

kumpulan-emak-blogger Warung Blogger Blogger Perempuan Blogger Reporter Indonesia