Tuesday, 4 March 2014

My Version about Wonderful Wife

Tak disangka, share seminar saya kemarin mendapat respon yang luar biasa setelah saya posting di twitter. Berkat Kang @canunkamil yang pertama kali me-retweet dan kemudian merambat ke @TweetNikah@jodohimpian@JombloMulia bahkan sampai ke followers-followers mereka. Subhanallah. Wajar saya seneng hehe karena memang jadi kebanggaan tersendiri buat saya ketika tulisan kita berpengaruh buat orang lain. Alhamdulillah :D Tapi memang benar tak ada niat lain. Saya hanya ingin mengabadikan saja dalam blog supaya saya tidak lupa.

Hampir semua ternyata sepakat bahwa cerita bunda @septipw yang paling mengagumkan. Seorang ibu yang mempunyai tiga anak yang semuanya luar biasa. Wonderful Wife lah pokoknya. Tidak sekadar menjadi seorang ibu hebat, melainkan beliau juga seorang istri yang luar biasa. Sekadar info, dari cerita beliau ternyata ada tangan sang suami yang menuntunnya. Suami yang visioner yang punya pandangan diluar dari kebanyakan orang. Membebaskan anak untuk sekolah atau tidak contohnya. Bukan hal baru jika di era ini lebih banyak orang tua yang ingin anaknya bersekolah. Terlebih kadang 'menuntut' harus pintar, harus ranking satu, sampai harus jadi sarjana. Tetapi dua pasangan ini berbeda, mereka tidak mau memaksakan. Katanya, biarkan anak-anak berkembang sesuai dengan keinginannya. Finally? Enes yang sekolah di Singapore, Ara yang yang ingin berbisnis peternakan dan satu lelaki yang masih kecil yang juga punya mimpi luar biasalah (psst maaf saya lupa nama anak ketiganya hihi) hasilnya. Subhanallah. Balik lagi, kenapa beliau bisa menjadi salah satu  Wonderful Wife, menurut saya tidak akan beliau sandang gelar itu jika beliau 'tidak mau dituntun' suami, tidak mendukung suami. Maka ketika suami beliau menuntun dan beliau dengan jiwa besar mengikuti, maka berhasillah gelar itu beliau sandang. Mantap ^^

Ngomong-ngomong tentang  Wonderful Wife, saya yakin semua punya pandangan sendiri, punya kriteria sendiri. Kira-kira yang bagaimana yang bisa disebut  Wonderful Wife. Nah dari cerita bunda @septipw tadi, saya juga punya kriteria sendiri.

1. Baik serta paham agama.
Menurut saya inilah kriteria Wonderful Wife paling atas. Dari dulu saya punya keyakinan, bahwa seseorang yang baik dan paham agama, maka kebaikan lain akan mengikuti dibelakangnya. Saya pribadi, kalau saya tidak punya ibu yang luar biasa, mungkin saya tidak seperti ini. Jujur sebagian besar pemahaman agama saya adalah berkat ibu saya. Sedari kecil kami anak-anaknya dituntut untuk tak pernah tinggal sholat dan mengaji. Jangan tanya masalah itu, beliau termasuk yang 'galak' jika ada anggota keluarga yang meninggalkan sholat. Hal pertama yang diingatkan jika kami ingin kemana-mana adalah "Jangan tinggal sholat!" Bahkan sampai teman-teman kamipun dilihat. Anaknya bagaimana agamanya, suka tinggal sholat atau tidak. Itulah ibu. Yang keras soal ibadah. Alhamdulillah saya dilahirkan beliau yang luar biasa ^^
Tips: Gali ilmu agama sebanyak-banyaknya, terlebih buat wanita yang saat ini belum menikah. Karena agama adalah landasan dan pegangan hidup. Menjaga ibadah salah satu ikhtiarnya :)

2. Visioner
Seperti bunda @septipw, yang tak sekadar menjadi ibu, namun punya mimpi besar untuk keluarganya. Mendukung suami dengan mimpinya hingga melahirkan anak yang luar biasa. Saya sangat suka dengan tipe orang yang selalu optimis dan punya pandangan jauh ke depan layaknya beliau. Punya tujuan dan gambaran besar tentang keluarga. Bukan saja tentang sakinah, mawaddah wa rohmah, melainkan ikut berkontribusi untuk umat pula. Subhanallah.
Tips: Bermimpilah. Kemudian tuliskan, ikhtiar dan doakan. Dengan begitu, kelak kita akan terbiasa menjadi istri yang punya pandangan jauh ke depan :)

3. Lembut dan Tidak Banyak Menuntut
Menurut saya ini dua hal yang tidak terpisahkan. Saya yakin ketika seorang perempuan lembut, maka biasanya ia tidak banyak menuntut. Ehm ada nggak ya orang lembut yang sukanya nuntut? Saya sih belum pernah lihat tuh :) Maka ini juga menjadi kriteria Wonderful Wife selanjutnya. Bukankah Allah juga senantiasa mengingatkan agar seorang istri tak banyak menuntut terlebih menuntut diluar batas kemampuan suami. Selain itu, tidak banyak menuntut ini juga mendekatkan dengan kata syukur. Ketika ia selalu mensyukuri apa yang ia punya, besar kemungkinan pula ia menjadi Wonderful Wife yang pasti mendukung penuh suaminya dalam keadaan apapun. Duuuh jadi melow gini pas nulis kalimat terakhir ini :')
Tips: Kuncinya hanya satu. Sabar dan selalu bersyukur dengan apapun pemberian Allah. Kelak jika kita sudah benar-benar menjadi istri, maka kita sudah terbiasa untuk tidak banyak menuntut :)

Yaph. Tiga itu yang menurut saya jadi kriteria paling atas untuk menjadi Wonderful Wife. Insya Allah apapun pandangan Wonderful Wife kita, smoga Allah senantiasa memudahkan jalan kita terutama para istri, agar tak sekadar menjadi Wonderful Wife melainkan wonderful-wonderful pula untuk hal lainnya. Aamiin ^_^

Pssst krisan untuk blog Mak Ida:
Menurut saya dari segi template sudah simple. Cocok dengan kepribadian Mak Ida yang kalem ^_^ Sesederhana itu, namun followersnya nyaris mencapai angka seratus. Mantap. Memang dari blog yang terpenting kontennya. Meski saya pernah bilang tampilan luar juga harus dilihat hehe. Meski saya tergolong pengunjung baru blog beliau, tapi dari sekian testimoni menyebutkan bahwa setiap konten yang diberikan Mak Ida selalu berhasil bikin penasaran. Duuh jadi penasaran. Satu krisan aja dari saya, menurut saya bilah kanan terlalu kecil, mungkin bisa diperlebar ya Mak. Dikit aja, nggak usah banyak-banyak. Biar terlihat seimbang aja ^_^ Keep blogging Mak ^_^

8 comments:

  1. berusaha utk bs masuk kriteria sebagai seorang Wonderful Wife. semoga selalu dimudahkan dan dilancarkan jalannya. amiin... :)

    ReplyDelete
  2. Semoga bisa menjadi wonderful wife :'(. Berasa masih jauh...

    ReplyDelete
  3. ini ya sosok wonderful wife dari pandangan seorang wanita...
    bisa juga ini, sebagai bahan pertimbangan utk mencari wonderful wife.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hehe *lebih tepatnya pandangan subjektif :)

      Delete
  4. makasih ya partisipasi dan masukannya ...sangat manfaat deh

    ReplyDelete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...