Friday, 29 August 2014

Harapan dan Reformasi pada IKAPI

credit
Indonesia beruntung punya IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) Sebuah organisasi yang diciptakan untuk menampung penerbit-penerbit buku di Indonesia. Sutan Takdir Alisjahbana, M. Jusuf Ahmad, dan Nyonya A. Notosoetardjo menjadi pelopor pendirian IKAPI yang didorong oleh semangat nasionalisme dalam setelah kemerdekaan Indonesia tahun 1945.

Saat ini IKAPI sudah mempunyai ribuan anggota penerbit di seluruh Indonesia. Pusatnya sendiri berada di Ibu Kota Indonesia yaitu Jakarta. Sesuai visinya, Menjadikan industri penerbitan buku di Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan dapat berkiprah di pasar internasional. IKAPI memang tak diragukan lagi peranannya. Penerbit-penerbit yang tergabung di dalamnya bisa dibilang penerbit-penerbit yang sudah punya nama dan cukup besar. Banyak sudah kegiatan-kegiatan yang dilakukan seperti pameran buku misalnya.

Kalau boleh berharap, IKAPI bisa menjangkau seluruh kalangan. Selama ini mungkin daerah-daerah terpencil kurang dijangkau. Semisal pameran buku yang seringnya hanya diadakan di kota-kota besar. Sangat disayangkan jika mereka yang harus tinggal di daerah terpencil, terpaksa tidak mampu hadir di pameran-pameran buku karena sulit menjangkau kota besar sebab alasan biaya. 

Dari misi yang digalangkan Ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui upaya penciptaan iklim perbukuan yang kondusif, pengembangan sistem perbukuan yang kompetitif, dan peningkatan profesionalisme asosiasi serta para anggotanya sehingga perbukuan nasional mampu berperan secara optimal demi mempercepat terbentuknya masyarakat demokratis terbuka dan bertanggung jawab. IKAPI juga diharapkan mampu bekerja sama dengan penerbit-penerbit Indonesia dengan membuka taman-taman bacaan atau pembagian buku secara gratis bagi kalangan kurang mampu. 

Kalau diberi kesempatan untuk menjadi salah satu pengurus, mungkin itu yang akan saya lakukan. Memberi perhatian pada kalangan-kalangan yang selama ini kurang dijangkau pameran-pameran buku, bekerja sama dengan penerbit membuka taman-taman bacaan dan pembagian buku secara gratis. Sebab ini amat berguna sekali terutama untuk generasi-generasi muda atau anak-anak dalam rangka menumbuhkembangkan minat membaca. Karena dengan membacalah kecerdasan kehidupan bangsa bisa terlaksana.

Referensi:
Website IKAPI

2 comments:

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...