Thursday, 15 June 2017

Thursday, June 15, 2017 37

Menekan Pengeluaran di Bulan Ramadhan

Dibanding bulan-bulan lain, saya akui kalau bulan puasa ini sepertinya lebih boros. Apalagi sejak hari pertama puasa, saya memang nggak masak sendiri alias beli jadi buat buka puasanya suami (FYI, Ramadhan ini saya memang nggak puasa karena hamil dan melahirkan). Otomatis pengeluaran pun lebih membengkak. Ya iya, kalo dalam sehari yang dibeli takjil, makanan nasi, dan makanan-makanan lainnya bisa habis berapa tuh huhu. Untungnya sih ini cuma berapa hari aja, karena awal Juli kemarin saya sudah hijrah ke rumah mertua hehe.

Tapi tetep dong ya, pengeluaran keluarga sendiri pasti ada aja. Nggak peduli dimana pun. Nah biasanya kalo udah gini, kita harus dituntut untuk pintar-pintar memenej keuangan supaya nggak jebol pas lebaran. Nggak lucu dong ya pas lebaran, uang malah habis tak tersisa akibat pengeluaran yang nggak bisa dikontrol. 

Menekan pengeluaran di bulan Ramadhan

So, kalo sudah begitu pengeluaran harus ditekan. Biasanya saya terapkan cara seperti ini:

💁 Catat dan Beli hanya yang dibutuhkan 

Setiap kali mau belanja, saya pasti catat list dulu apa yang dibutuhkan. Supaya pas sampai di tempat, saya bisa fokus belanja yang ada di list dulu. Kalau nggak gini, dijamin nggak terkontrol karena bisa saja tergiur yang lain-lain padahal barang itu belum dibutuhkan.
Trus gimana kalo kita punya keinginan yang lain? Like jajan-jajan misalnya? Ya dilihat dulu, sekiranya belanjaan kita tidak over budget, bolehlah ambil satu dua tambahan. Asal tetap dengan catatan bahwa jangan sampai pengeluaran jadi membengkak karena lebih banyak keinginannya daripada kebutuhannya. 

😍 Memanfaatkan promo atau diskon
Siapa sih yang nggak suka promo atau diskon? 😆 Pasti semua suka dong ya. Begitu pun saya. Nah kalau saya tahu ada promo, biasanya nggak bakal saya sia-siakan. Apalagi kalau barangnya memang saya butuhkan.
Salah satunya promo #PakRahmatdiAlfamart. Jadi, Pak Rahmat ini adalah singkatan dari Paket Ramadhan Hemat. Dengan promo Pak Rahmat, kita bisa belanja minimal 75.000 dari produk sponsor (lihat flyer di bawah), maka kita pun bisa tebus murah Wafer Tango, Nissin, Nabati, Sirup ABC, Marjan, Minyak Goreng, dan kurma senilai 500 rupiah saja! Iyes, kapan lagi bisa tebus wafer sekaleng, sirup, minyak goreng, dan kurma seharga 500 perak kan 😍
Saya sendiri hari Minggu kemarin sudah belanja dan nebus 500 rupiah Wafer Nissin. Lumayan, buat lebaran hehe 😆
Selain bisa tebus murah 500 rupiah dari promo Pak Rahmat, kita juga bisa langsung mengikuti racing poin dan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti mobil, motor, kamera mirrorless dan masih banyak hadiah lainnya. Caranya cukup dengan mendaftarkan email dan submit kode unik yang ada di ekor struk. Info lebih lengkap mengenai Loyalti Program Racing Poin Pak Rahmat ini bisa langsung dibaca di sini ya.

Psst, promo hemat tebus murah ini tidak hanya sekali lho. Tapi ada Pak Rahmat periode 2 yang diperpanjang sampai 30 Juni kemarin dan Bersih Hemat yang masih berlaku sampai 15 Juli nanti. Yang terakhir ini jangan sampai ketinggalan ya. Karena dengan belanja 60 ribu rupiah, teman-teman sudah bisa tebus 500 rupiah minyak Tropical / Filma / Bimoli, SKM Frisian Flag atau tisu Nice 😍


‌😇 Memikirkan hari esok

Maksudnya apa? Jadi gini, kalau kita sadar bahwa hari esok masih ada, otomatis kita tidak akan menghambur-hamburkan uang hari ini, dengan kata lain kita bisa menyiapkan tabungan untuk hari esok. Toh tabungan memang tetap perlu kan. Apalagi di hari lebaran nanti biasanya kita yang sudah dewasa juga harus bagi-bagi THR pada anak, keponakan, sepupu, dan lain-lain. Nah jangan sampai uang keburu habis sebelum lebaran tiba huhu. Dan di bulan Ramadhan memang seharusnya kita bisa berbagi kan 😊

So, poin intinya adalah kita harus mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Juga memiliki kesadaran akan hari esok, agar kita tetap bisa menabung dan berbagi pada saudara dan orang lain yang membutuhkan 😊

Monday, 12 June 2017

Monday, June 12, 2017 14

Pocky, Share Happiness di Bulan Ramadhan

Bagaimana puasanya hari ini muslim, muslimah? Semoga masih lancar ya 😊 Alhamdulillah kita sudah masuk hari ke 17 Ramadhan 😍 Nggak terasa sudah setengah bulan kita jalanin Ramadhan.

Saya sedih tahun ini cuma bisa puasa di hari pertama aja karena hamil dan menyusui. Dokter kandungan saya pun tidak mengizinkan saya puasa dengan alasan berat badan bayi sempat kurang, plus mau melahirkan juga, jadi butuh banyak asupan makan dan minum supaya nantinya kuat saat melahirkan. Ya demi dua bayi juga sih, semoga Allah memahaminya dan kelak saya bisa menggantinya 🙏

Ramadhan tahun ini saya memang nggak ada persiapan apa-apa selain persiapan lahiran hehe. Dan Alhamdulillah nya tanggal 8 Juni kemarin bayi kedua saya sudah lahir 😍 Pas juga lagi di rumah mertua hehe. So, Ramadhan ini saya bisa bener-bener fokus melahirkan aja. Soal makanan pun sudah siap semua 🙈 Tapi biasanya kalau pun puasa, saya nggak banyak makan berat. Yang penting bagi saya adalah  harus ada cemilan 😂 Yes, puasa nggak puasa saya lebih doyan ngemil. Wajar kalo jadinya suka jajan juga 🙈 

Pocky, stik premium Jepang dengan berbagai varian rasa

Ngomongin cemilan, saya baru nemu satu cemilan yang asyik banget buat dimakan, yaitu Pocky 😍 Sudah pada tahu kan ya? Pocky ini biskuit stik premium Jepang yang berbalut krim warna-warni dan punya berbagai varian rasa. Seperti Pocky Chocolate, Pocky Strawberry, Pocky Matcha, Pocky Double Chocolate, Pocky Vanilla Cocoa, dan Pocky Choco Banana. Saya sendiri paling suka yang Double Chocolate hehe. Cokelatnya berasa banget deh. 
Kelebihannya, Pocky dibuat dengan teknologi khusus, yang menjadikannya biskuit unik tanpa remah (no crumbs), pas dibawa dalam kantong (pocketable), dan cocok untuk dibagi dan dinikmati bersama (shareable). 

#PockyInMyPocket

Nah di bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Pocky biskuit stik premium Jepang, dari PT. Glico Indonesia ini hadir dengan kampanye #PockyinMyPocket. Kampanye ini bertujuan untuk memudahkan kita ketika harus buka puasa di jalan atau ketika kondisi yang tidak ideal padahal azan sudah berkumandang. Buka puasa di tempat umum seringkali kan ada aja ya kendalanya, misalnya tidak ada tempat untuk membeli makanan dan minuman, khawatir tangan menjadi kotor atau berminyak, atau takut makanan akan mengotori pakaian atau merusak penampilan. Tapi dengan kelebihan  Pocky yang dibuat dengan teknologi khusus yang sudah dijelaskan di atas, Pocky sangat bisa jadi pilihan karena kita nggak perlu lagi khawatir mikirin tangan yang kotor karena di bagian bawah stik Pocky terdapat bagian biskuit yang tidak terkena lapisan cokelat sehingga tangan akan tetap bersih dan tidak mengotori pakaian maupun make up kita 😍

Apakah Pocky halal? 

Beberapa waktu lalu sempat santer berita kalau Pocky ini diragukan kehalalannya. Tapi sekarang Pocky sudah memegang sertifikat Halal dari CICOT Thailand sejak awal hadir di Indonesia pada tahun 2014. Dan juga sudah mengantongi sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk seluruh merek produk yang sudah dan sedang dijual di Indonesia, yakni Pocky, PRETZ dan Pejoy. Supaya masyarakat Indonesia lebih yakin dan tenang lagi dalam mengonsumsi produk, mulai pertengahan tahun 2017 Pocky akan menambahkan logo Halal pada seluruh kemasan yang sedang dan akan dijual di seluruh Indonesia. Alhamdulillah 😊

So, dengan bentuk biskuit stik Pocky yang khas, membuat kita mudah untuk berbagi dengan keluarga, teman-teman dan orang terdekat lainnya. Berbuka bersama sambil curhat tentang serunya aktivitas ngabuburit sebelum berbuka, bisa meningkatkan kebersamaan dan menambah kebahagiaan, sesuai dengan tujuan Glico, share happiness! 🙆

Wednesday, 7 June 2017

Wednesday, June 07, 2017 9

5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan di Dalam Grup Komunitas

Kamu tergabung dalam komunitas nggak? Ada berapa sih komunitasmu? Terus komunitasmu membuat sebuah grup di media sosial nggak? 

Kayaknya sekarang komunitas udah nggak asing lagi ya. Apalagi (biasanya) digunakan memang untuk mengumpulkan orang-orang dengan minat yang sama. Nah di era media sosial ini sudah bisa dipastikan kalau komunitas juga membuat grup di media sosial. Ya apalagi kalau bukan untuk kemudahan komunikasi dari para anggotanya.

Tapi teman-teman pernah kepikiran nggak sih, kalau ternyata ada hal yang sebaiknya sih nggak dilakukan di dalam sebuah grup komunitas? Bahkan beberapa memang jangan dilakukan. Kalau saya kumpulkan, mungkin jadinya seperti ini:

5 Hal yang sebaiknya tidak dilakukan di dalam grup komunitas:

🙅 Membicarakan komunitas lain yang sejenis
Nggak semua grup komunitas menerapkan aturan supaya anggotanya tidak berbicara komunitas lain. Tapi saya merasa justru aturan ini ada benarnya. Misalnya kita bergabung di grup komunitas menulis A. Di sisi lain kita juga gabung di komunitas menulis B. Nah sebaiknya di dalam masing-masing grup tersebut tidak saling membicarakan. Seperti membanding-bandingkan, "di komunitas menulis A bla bla bla. Kok di sini (komunitas menulis B) begini ya?" "Di komunitas menulis B saya dapat ini. Kok di sini (komunikasi menulis A) nggak dapat?" Intinya sejenis itulah. Paham kan ya 😁  Karena pada dasarnya setiap komunitas pasti dibentuk karena memiliki visi misi sendiri. Mungkin jenisnya sama, tapi tidak bisa dibandingkan juga. Lagi pula rasanya tidak elok. Apalagi jika kita memang secara sadar yang memilih sendiri untuk bergabung di dua komunitas sejenis dan kita sudah tahu aturan-aturan apa yang ada di dalamnya. 

🙅 Share berita Hoax, SARA, dan pornografi. 
Kalau ini sih memang seharusnya jangan dilakukan dimana pun. Baik di dalam grup komunitas maupun di luar (media sosial sendiri). Jadi coba sebelum berbagi, ditabayyun (ditelaah) apakah berita itu memang benar. Dan jangan sekali-kali untuk berbicara SARA seperti menjelek-jelekkan ras, suku, atau agama apapun bahkan yang menimbulkan kebencian. Apalagi menyebarkan konten pornografi dengan sengaja, duh jangan deh! 

🙅 Menjelek-jelekkan komunitas itu sendiri
Agak lucu ya, kita memilih bergabung di sebuah komunitas, tapi kita juga menjelek-jelekkan komunitas tersebut apalagi secara langsung di dalam grupnya. Duh ya mending out aja kalau menurutmu komunitas itu nggak ada baik-baiknya 😛

‌ 🙅 Adu domba
Hampir sama seperti poin nomor 2. Jangan sekali-kali mengadu domba orang lain atau bahkan sesama anggota grup. Kalau memang ada masalah, lebih baik selesaikan secara pribadi. Dan sebaiknya sih memang tidak perlu membawa masalah pribadi ke dalam grup. 

‌🙅 Screenshot obrolan di dalam grup dan disebarkan ke grup lain atau media sosial.
Ada lelucon "omongan emang nggak bisa dipegang, tapi bisa discreenshot."  Menurut saya, ini sudah ranah tidak sopan. Apapun alasannya, mau untuk kebaikan sekalipun, kalau kita mengambil omongan orang secara sembarangan tanpa izin, menurut saya sudah tidak sopan. Apalagi jika sedang membicarakan masalah dan grup itu  sifatnya privasi atau tertutup. Huhu sangat tidak sopan sampai di sebar di grup lain atau media sosial. Ya lagi-lagi kalau kita punya masalah lebih baik diselesaikan secara pribadi dan tidak mengumbarnya ke luar grup. 

Yah, grup komunitas memang bisa jadi hiburan. Tapi jangan sampai ada hal-hal yang tidak elok untuk kita lakukan. Kembali lagi, era media sosial ini memang sangat dituntut untuk lebih bijak menggunakannya 😊

Kamu sendiri, punya tambahan nggak? Kira-kira apa sih yang sebaiknya tidak dilakukan di dalam sebuah grup komunitas? Share di komen ya. Mau bikin postingan sendiri juga boleh 😊