Wednesday, 7 June 2017

5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan di Dalam Grup Komunitas

Kamu tergabung dalam komunitas nggak? Ada berapa sih komunitasmu? Terus komunitasmu membuat sebuah grup di media sosial nggak? 

Kayaknya sekarang komunitas udah nggak asing lagi ya. Apalagi (biasanya) digunakan memang untuk mengumpulkan orang-orang dengan minat yang sama. Nah di era media sosial ini sudah bisa dipastikan kalau komunitas juga membuat grup di media sosial. Ya apalagi kalau bukan untuk kemudahan komunikasi dari para anggotanya.

Tapi teman-teman pernah kepikiran nggak sih, kalau ternyata ada hal yang sebaiknya sih nggak dilakukan di dalam sebuah grup komunitas? Bahkan beberapa memang jangan dilakukan. Kalau saya kumpulkan, mungkin jadinya seperti ini:

5 Hal yang sebaiknya tidak dilakukan di dalam grup komunitas:

🙅 Membicarakan komunitas lain yang sejenis
Nggak semua grup komunitas menerapkan aturan supaya anggotanya tidak berbicara komunitas lain. Tapi saya merasa justru aturan ini ada benarnya. Misalnya kita bergabung di grup komunitas menulis A. Di sisi lain kita juga gabung di komunitas menulis B. Nah sebaiknya di dalam masing-masing grup tersebut tidak saling membicarakan. Seperti membanding-bandingkan, "di komunitas menulis A bla bla bla. Kok di sini (komunitas menulis B) begini ya?" "Di komunitas menulis B saya dapat ini. Kok di sini (komunikasi menulis A) nggak dapat?" Intinya sejenis itulah. Paham kan ya 😁  Karena pada dasarnya setiap komunitas pasti dibentuk karena memiliki visi misi sendiri. Mungkin jenisnya sama, tapi tidak bisa dibandingkan juga. Lagi pula rasanya tidak elok. Apalagi jika kita memang secara sadar yang memilih sendiri untuk bergabung di dua komunitas sejenis dan kita sudah tahu aturan-aturan apa yang ada di dalamnya. 

🙅 Share berita Hoax, SARA, dan pornografi. 
Kalau ini sih memang seharusnya jangan dilakukan dimana pun. Baik di dalam grup komunitas maupun di luar (media sosial sendiri). Jadi coba sebelum berbagi, ditabayyun (ditelaah) apakah berita itu memang benar. Dan jangan sekali-kali untuk berbicara SARA seperti menjelek-jelekkan ras, suku, atau agama apapun bahkan yang menimbulkan kebencian. Apalagi menyebarkan konten pornografi dengan sengaja, duh jangan deh! 

🙅 Menjelek-jelekkan komunitas itu sendiri
Agak lucu ya, kita memilih bergabung di sebuah komunitas, tapi kita juga menjelek-jelekkan komunitas tersebut apalagi secara langsung di dalam grupnya. Duh ya mending out aja kalau menurutmu komunitas itu nggak ada baik-baiknya 😛

‌ 🙅 Adu domba
Hampir sama seperti poin nomor 2. Jangan sekali-kali mengadu domba orang lain atau bahkan sesama anggota grup. Kalau memang ada masalah, lebih baik selesaikan secara pribadi. Dan sebaiknya sih memang tidak perlu membawa masalah pribadi ke dalam grup. 

‌🙅 Screenshot obrolan di dalam grup dan disebarkan ke grup lain atau media sosial.
Ada lelucon "omongan emang nggak bisa dipegang, tapi bisa discreenshot."  Menurut saya, ini sudah ranah tidak sopan. Apapun alasannya, mau untuk kebaikan sekalipun, kalau kita mengambil omongan orang secara sembarangan tanpa izin, menurut saya sudah tidak sopan. Apalagi jika sedang membicarakan masalah dan grup itu  sifatnya privasi atau tertutup. Huhu sangat tidak sopan sampai di sebar di grup lain atau media sosial. Ya lagi-lagi kalau kita punya masalah lebih baik diselesaikan secara pribadi dan tidak mengumbarnya ke luar grup. 

Yah, grup komunitas memang bisa jadi hiburan. Tapi jangan sampai ada hal-hal yang tidak elok untuk kita lakukan. Kembali lagi, era media sosial ini memang sangat dituntut untuk lebih bijak menggunakannya 😊

Kamu sendiri, punya tambahan nggak? Kira-kira apa sih yang sebaiknya tidak dilakukan di dalam sebuah grup komunitas? Share di komen ya. Mau bikin postingan sendiri juga boleh 😊

9 comments:

  1. Sering banget menemui hal kaya poin pertama mbak, biasanya jadi males ikutan nimbrung dan lebih sering clear chat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, saya pun kalo gitu udah rada males :D

      Delete
  2. Setuju. Tujuan kita bergabung dalam suatu komunitas kan seharusnya menjalin tali silaturahmi, berbagi peluang, saling membangun ke arah perbaikan diri menjadi lebih baik, dan kalau memungkinkan saling mendukung dalam meraih sukses. Nah, klo sampai terjadi seperti yang diulas dalam lima poin tadi (yg paling utama poin 1 dan 2), saya juga biasanya mundur teratur deh.

    Btw, salam kenal ya, Mbak 😊

    ReplyDelete
  3. Paling sebel kalau ada yang nyebarkan hoax deh, bikin geregetan kyk ngak ada kerjaan aja

    ReplyDelete
  4. Alhamdulilah ga nemuin yang sampe begitu mba semoga ttp pada sehat xixixi :p

    ReplyDelete
  5. Gabungg, aku gabung di dua komunitas sejenis dan dua lagi yang beda. Tapi ga pernah ngelakuin 5 hal di atas. Yeaaaay *hapasih.

    Karena jarang update di grup komunitas aku jarang nemuin hal" yang di atas mbak, paling yang ketiga itu pernah liat sekali.

    ReplyDelete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.