Ini Lho Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

Kalau melihat Elis sekarang saya suka takjub sendiri. Baru aja rasanya lahiran tahun lalu, sekarang sudah mau 9 bulan aja 😍 Klise sih ya haha. Tapi ya itulah, waktu kalau nggak ditungguin berasa cepat banget. Setiap perkembangannya selalu saya ikuti sejak lahir sampai sekarang. Termasuk sejak dia masuk perkembangan bayi usia 2 bulan. Dimana dia sedang lucu-lucunya sebagai bayi banget. Alhamdulillah ada hikmahnya sebagai stay at home mom hehe.

Ini lho perkembangan bayi usia 2 bulan

via Pixabay
Lalu kenapa saya ngomongin perkembangan bayi 2 bulan? Soalnya, bayi 2 bulan itu menurut saya lagi lucu-lucunya. Dia sudah mengenal dunia. Mulai mengenali orang-orang di sekitarnya. Bermain-main dengan seluruh anggota tubuhnya. Sampai mulai mengangkat kepalanya. Ringkasnya sih, perkembangan bayi usia 2 bulan itu begini: 

Kemampuan motorik
  • Bayi mulai menghisap jari tangannya. Kadang cara ini dipakai untuk menenangkan dirinya sendiri.
  • Genggaman tangannya mulai bisa membuka dan menutup. Dan mulai bisa bermain dengan jarinya.
  • Tertarik pada benda-benda berwarna cerah dan mainan yang bisa berbunyi.
  • Mata bayi semakin bisa mengikuti pergerakan obyek kesana-kemari mencari alamat.
  • Leher bayi semakin kuat. Dia bisa menegakkan kepala sampai 45 derajat dengan menopang tangan dan bergerak seperti orang push-up saat berbaring tengkurap. Pada akhir 2 bulan, bayi bisa jadi sudah berusaha meraih kita saat ingin diperhatikan.
Kemampuan Komunikasi
  • Mengenali suara dan telinganya semakin sensitif dengan suara di sekitarnya. Dan membuat suara-suara bayi. Mulai bisa mengubah ekspresinya misalnya menaikkan alis mata, melotot, atau meniup. Hal ini dilakukan bayi untuk memberi tahu jika ada sesuatu yang tidak nyaman, seperti popok yang basah, merasa lapar, atau merasa lelah.
Kemampuan Sosial
  • Bayi mulai bisa mempelajari ketika kita menyanyi, berbicara, dan membacakan cerita kepadanya.
Alhamdulillah kalau dilihat dari skrining tes di atas, Elis sesuai dengan perkembangannya pada usia 2 bulan. 

Tapi setiap anak itu unik kok. Jadi jika anak Ayah Bunda belum menunjukkan tanda-tanda di atas pada usia 2 bulan, tidak perlu khawatir.

Kondisi yang harus diwaspadai

Hanya saja ada kondisi yang harus diwaspadai dan tidak ada salahnya untuk memeriksakan anak ke dokter jika menemukan kondisi di bawah ini:
  • Tidak bereaksi ketika mendengar suara kencang.
  • Penglihatan tidak fokus pada benda yang bergerak.
  • Tidak sadar dengan tangan sendiri.
  • Tidak tersenyum ketika kita atau orang lain mengajaknya tersenyum.
  • Tidak memasukkan tangan ke mulut. 
  • Tidak menegakkan kepala saat ditengkurapkan.
Setiap anak itu unik. Oleh karenanya, perkembangannya pun tidak bisa disamakan. Baik perkembangan motorik, bicara, dan sosialnya. Yang terpenting sesungguhnya adalah kita sebagai orang tua, tidak lelah memperhatikan setiap perkembangannya dan menstimulasi anak sesuai usianya 😉

sumber referensi: alodokter.com

8 komentar

  1. kemampuan sosial ini akan terus berkembang
    terlebih dalam rangsangannya terhadap bagian empati otaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mas. Dan salah satu faktornya bisa dari lingkungan :)

      Delete
  2. Betul nih Mbak, perkembangan anak satu dengan lainnya emang beda-beda.

    ReplyDelete
  3. Bayi usaia dua bulang emang lagi gemes-gemesnya hehe.

    ReplyDelete
  4. Waktu Aqla 2 bulan masih hitam dan masih sering dijemur hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emir elis juga sering dijemur pas 2 bulan 😆

      Delete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.

My Instagram