Benar kata para orang bijak, “jangan menilai keberhasilan orang lain dari hasilnya.” Seringkali kita menilai apa yang telah diraih orang lain adalah sebuah keberuntungan. Yang padahaaaal… itu semua PASTI ADA PROSES di baliknya.

Akhir-akhir ini banyak teman-teman yang menilai bahwa saya orang yang beruntung. Beruntung bisa mendapatkan buku gratis, beruntung bisa mendapatkan kosmetik atau pun produk gratis hingga beberapa tahu bahwa saya juga mendapatkan job review dari blog. Barangkali itu sebabnya tiba-tiba saja saya mendapati begitu banyak pesan yang dikirimkan secara pribadi yang menanyakan bagaimana agar blog bisa diseriusi. Saya bisa saja menjawab kalau mau serius ngeblog, ya menulislah. Tapi saya tahu arah pertanyaan mereka ke mana. Yang mereka maksud serius adalah bagaimana blog bisa menghasilkan materi ataupun sesuatu yang berwujud.

Berawal dari ketidak-sengajaan yang berakhir menjadi passion

Sebelum saya menjawab pertanyaan di atas. Izinkan saya bercerita sedikit. Saya membangun blog ini sejak tahun 2012. Niat awal saya membuat blog memang tidak sengaja, tapi kemudian saya mulai menemukan passion di sini. Saya suka menulis. Dulu, untuk mengirim tulisan ke media massa, saya belum punya cukup nyali. Sebab saya tahu tulisan saya jauh sekali dari kata layak dimuat. Maka menulislah saya semuanya di blog. Apa yang terlintas di pikiran, saya tuang di sini. Lama kelamaan saya keasyikan menulis di sini. Terlebih orang langsung bisa baca. Terlepas dari sedikit atau banyaknya orang yang baca. Yang jelas saya senang.

Baca: Behind the Sohibunnisa’s Blog

Memasuki tahun 2013, saya mulai kenal beragam komunitas. Yang akhirnya membuat saya semakin berani untuk membagikan tulisan saya. Di situlah blog saya semakin banyak dikunjungi. Tahun 2014, muncullah email dari salah satu brand dan berkata bahwa tertarik dengan blog saya, lantas mengajak kerja sama. Sampai sini, apa yang bisa disimpulkan?

Empat tahun saya membangun blog ini

Pertama, dari tahun 2012 ke 2014, itu artinya dua tahun. Dua tahun blog saya baru dilirik oleh brand. Itu artinya semua butuh proses. Tidak ada yang instan di dunia ini. Membuat blog, menulis secara rutin, memperbaiki kualitas tulisan dari hari ke hari. Hingga akhirnya saya ikut mempelajari seluk beluk ilmu blogging dan belajar bagaimana caranya memonetisasi blog agar bisa menghasilkan. Ya, itu semua proses yang harus dijalani. Saya sadar, hal ini karena saya adalah orang biasa, bukan selebriti yang dengan mudahnya langsung dilirik oleh banyak brand. Bisa sih, kita mendapatkan cara yang instan. Seperti yang waktu itu pernah saya baca, yakni dengan cara mengcopy paste artikel orang lain atau membuat akun kloningan. Tapi apakah kita mau mendapatkan uang dengan cara yang tidak berkah atau bahkan haram?
Kedua, sejak awal sebenarnya saya tidak pernah berniat untuk mencari materi dari blog ini. Karena seperti yang sudah saya sebutkan, blog ini memang hanya ajang untuk menuangkan tulisan-tulisan yang terlintas di pikiran. Ya, saya hanya ingin bersenang-senang di sini. Awalnya blog ini mulai dilirik, itu di luar kuasa saya. Karena memang dulu saya tidak pernah dengan sengaja menghubungi brand tersebut. Kalaupun pada akhirnya dari blog ini saya bisa mendapat beberapa produk gratis, itu karena ada usaha yang harus saya bayar. Bisa karena saya ikut lomba blog, bisa karena saya mendaftar untuk mereview sebuah produk, atau bisa jadi saya mendapat tawaran untuk dikirimi produk TAPI saya harus memberikan timbal balik dengan mereviewnya.

See? Jadi bisa disimpulkan dari tahun 2012 sampai tahun 2016, artinya sudah empat tahun saya membangun blog ini. Saya membangunnya benar-benar dari nol. Dari mulai masih pakai domain gratisan, lalu mendapat hadiah domain TLD gratis [dot] my [dot] id, hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk membeli domain dot com. Dari mulai hanya curhat-curhatan (walaupun sampai sekarang pun masih suka curhat :)), sampai saya belajar untuk menulis sesuatu yang bermanfaat.

Jadi bisa dibilang juga, blog ini sudah mengalami jatuh bangun. Terutama saat saya dua kali berganti domain. Statistik menurun drastis yang artinya kembali lagi ke nol, seperti semula.


Untuk yang memang mau serius

https://pixabay.com/id/keyboard-kunci-sukses-online-621830/

Jadi, kalau teman-teman memang niat ngeblog sejak awal untuk mencari materi, maka seriuslah dari awal.

1. Tulis apa yang bisa ditulis dan dibutuhkan banyak orang. Lebih bagus lagi jika menentukan salah satu kategori saja. Teman-teman suka travelling misalnya, ya fokus saja membahas travelling. Karena setahu saya dengan satu niche, blog lebih cepat dilirik.

Baca: Ngomongin Blogging Yuk! – Ini Jawaban Pertanyaan Mami Ubii Ala-ala Saya

2. Sediakan waktu khusus untuk mengurus blog. Ya mengurus tampilan blog, membuat konten yang bagus, hingga membeli domain. Masa sih, mau serius, tapi domain masih gratisan 🙂 Ini kalau memang mau rutin dapat uangnya 🙂 Karena ketika niatnya mencari materi, maka waktu yang disediakan pun harus banyak. Ya anggap saja seperti kerja di kantor. Kalau tidak kerja, ya tidak dapat uang 🙂

3. Mulailah bergabung dengan komunitas-komunitas blogger. Dengan bergabung, blog kita lebih cepat dibaca orang. Traffic pun dengan cepat naik 🙂 Traffic ini akan berkaitan erat dengan penawaran-penawaran yang datang. Karena klien akan bertanya tentang statistik blog mulai Alexa Rank, Domain Authority, ataupun Page Authority. Untuk hal ini, teman-teman bisa searching artikelnya di google. Sudah banyak yang menulis 🙂

4. Ikutlah dalam beberapa event yang mengundang blogger. Tujuannya supaya kita lebih dikenal. Seorang teman saya pernah berbagi. Katanya dalam beberapa event, penyelenggara terkadang menyediakan fee untuk blogger yang datang. Jadi tidak ada salahnya meluangkan waktu khusus untuk datang ke event-event tersebut. Tapi pastikan tidak hanya fee yang diharapkan, melainkan ajang silaturahmi untuk menambah jaringan pertemanan juga membuat bahan tulisan yang bermanfaat di blog berdasarkan event tersebut. Setahu saya juga biasanya pengundang event berharap blogger akan menulis liputannya.

5. Belajar tentang monetisasi blog atau dengan kata lain belajar tentang SEO. Atau pun dengan mendaftar Google Ad Sense. Lagi-lagi untuk hal ini teman-teman bisa searching di google mengenai hal-hal yang berhubungan dengan monetisasi atau SEO. Karena saya tidak terlalu berkuasa untuk membahas lebih banyak. Sebab saya pun masih belajar hingga saat ini 🙂

Oke, lima tip di atas hanyalah tip ala-ala saya jika teman-teman ingin serius menjadikan blog sebagai ajang mata pencaharian. Tapi kalau teman-teman masih ingin bersenang-senang, maka lupakan segala cara instan. Menulislah terus sesuatu yang bermanfaat, dengan segala apa yang teman-teman minati dan kuasai. Lalu berbagilah di media sosial. Dengan rutin melakukan itu, insya Allah, perlahan-lahan hasil pun kita dapat 🙂

Oh ya, poin tambahan. Pastikan teman-teman juga memiliki media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram. Karena biasanya agensi atau perusahaan akan melihat juga keaktifan teman-teman di tiga media sosial itu 🙂

Pelajarilah prosesnya

https://pixabay.com/id/teka-teki-sukses-analisis-masalah-961800

Satu lagi pesan terakhir dari saya. Jangan pandang keberhasilan orang lain berdasarkan hasil. Karena sesungguhnya yang patut kita lihat adalah bagaimana seseorang itu bisa mencapai keberhasilan. Proses apa saja yang sudah dia lewati. Itulah yang harus dipelajari ^_^

Next, insya Allah saya akan cerita di balik blog post saya. Begitu banyak pengorbanan *halah. Ditambah lagi, sekarang saya sudah punya anak 🙂

24 thoughts on “5 Tips Bagi yang Ingin Serius dengan Blognya”

  1. Betul sekali kata mbak, kebanyakan blogger yang baru mulai tidak sabar dengan proses yang harus di lalui, mau nya serba cepat, mau langsung banyak visitor, mau langsung bisa menghasilkan uang, nice post

  2. Semuanya berproses, aku setuju banget! Dan semua kembali ke kitanya sebagai blogger, mengelola blog dengan serius atau ngga. Hasilnya pasti tergantung effort masing-masing ya, mba. Tfs :).

  3. betul mbak!
    Kita harus punya waktu untuk mengurus blog, tp entah kenapa akhir akhir ini saya gak punya waktu itu.. waktu luang saya habiskan untuk bermain dan mengembangkan hobi olahraga, alhasil blog di bulan september jadi sarang nyamuk..
    Untuk yang nomor 3, tentang gabung komunitas itu rasanya agak susah mas.. pingin gabung ini itu tapi gak kelaksana padhal aku juga sadar kalau gabung ke komunitas itu bisa menambah wawasan.. ah.. apakah aku termasuk blogger yang serius? entahlah..

    btw salam kenal mbak, maen juga ya ke kandang ku.. hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *