Skip to content

Sohibunnisa

Personal & Lifestyle Blog

  • Home
  • About
  • Disclosure
  • Portfolio
  • My Other Blog
  • Toggle search form

Balasan Pertolongan Itu Bisa Jadi Tidak Langsung, Tapi Berlipat-lipat

Posted on Maret 28, 2020Maret 23, 2020 By Ade Delina Putri Tak ada komentar pada Balasan Pertolongan Itu Bisa Jadi Tidak Langsung, Tapi Berlipat-lipat

Ada seorang teman yang pernah datang ke rumah saya sambil menangis-nangis. Saya tidak berani bertanya apa-apa. Saya biarkan dia menangis dulu sampai selesai. Setelah tenang, dia baru menceritakan masalahnya. Dan saya tetap diam menjadi pendengarnya.

Kali lain, teman saya datang tiba-tiba minta solusi atas masalahnya. Dengan bismillah niat membantu, saya pun memberinya solusi, dan dia senang karena merasa tercerahkan. Padahal saya sendiri bingung, kok bisa ya saya ngasih orang lain solusi?

Ada lagi ketika saya diminta mengetik oleh seorang tetangga, setelah selesai saya berikan hasilnya, tetangga tersebut berdoa panjang sekali untuk saya. Salah satunya, semoga saya diberi jodoh yang sholeh lagi ganteng. Masya Allah.

Pertolongan itu untuk kita sendiri

Ini semua hanya membuat saya berpikir, betapa perkataan, “Ketika kita menolong seseorang, maka sesungguhnya kita sedang menolong diri sendiri”, itu ada benarnya. Dan masya Allah, itu nyata saya rasakan. Saat itu mungkin tidak terasa langsung dampaknya. Tapi dua tiga lima, bahkan mungkin beberapa tahun yang akan datang, pertolongan-pertolongan yang saya lakukanlah yang menyelamatkan diri saya sendiri.

Mau kepeleset di jalan, jadi nggak jadi. Ada masalah, selalu datang solusinya. Lagi nggak ada uang, tiba-tiba ada yang kirim makanan atau hadiah. Niat menikah umur 23, tahu-tahu 22 didatangi sang pangeran yang sholeh dan ganteng. Masya Allah. Bahkan kesehatan saya sekarang, mungkin berkat perbuatan-perbuatan yang “tidak sengaja” saya lakukan.

Kalau perbuatan buruk saja selalu ada balasannya, apalagi perbuatan baik. Seringkali ia memang tidak datang secara langsung balasannya, tapi disadari atau tidak, “keberuntungan-keberuntungan” yang kita dapatkan saat ini, bisa jadi karena perbuatan baik kita di masa lampau. Bahkan mungkin bertahun-tahun yang kita sudah lupa pernah melakukannya.

Balasan itu terkadang tidak langsung, tapi bisa jadi berlipat-lipat

Saya hanya merasa ketika sedang membantu orang, hati saya langsung menghangat saat itu. Padahal tidak jarang, saya sendiri sedang ada masalah. Tapi ketika saya memutuskan untuk tetap menolong, ada rasa yang tak bisa dijelaskan. Entah kenapa hati berubah langsung jadi tenang. Atau seketika, Allah beri pencerahan untuk penyelesaian masalah saya sendiri.

Mungkin itu sebabnya, perkara sedekah pun bisa menyelesaikan masalah kita. Sebab ketika kita menolong orang, sedekah itulah yang barangkali akan dicatat malaikat, dan disampaikan pada Yang Kuasa. Dan balasannya bisa jadi berlipat-lipat lebih banyak. Masya Allah..

Maka ada satu yang saya garis bawahi. Sesungguhnya, setiap kali kita membantu orang, kita tak perlu berharap apa-apa. Agar hati plong saat melakukannya, pun kita tidak berprasangka dan mengharap imbalan. Sebab jika muncul rasa begitu, biasanya yang ada kita malah kecewa.

Padahal, balasan pertolongan itu terkadang tidak instan, tapi bisa kita rasakan nanti. Dengan balasan-balasan lain, yang bisa jadi lebih dari apa yang kita inginkan. Dan berlipat-lipat jumlahnya. Seperti salah satu ayat yang sering saya ulang-ulang, “karena Dia Maha Tahu apa yang kita butuhkan”.

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 216)

#ODOPISB, Kontemplasi, ODOP Tags:balasan pertolongan, membantu orang lain, menolong orang lain, pertolongan

Navigasi pos

Previous Post: Pernikahan yang Tak Terduga dan Hal-hal yang Saya Pelajari
Next Post: Mampu Berdikari dan Maju dengan Skill dan Networking

Related Posts

Kemerdekaan, Saatnya Kita Menghargai Diri Sendiri dengan Tepat Waktu Kontemplasi
buzzer Buzzer dan Terpengaruhnya Manusia-manusia Awam Kontemplasi
Tentang Segala Hal yang Kita Yakini Kontemplasi
monumen kapal selam Sejarah Bukan Hanya Masa Lalu. Tapi juga Tentang Diri Kita Sendiri Kontemplasi
#LoQLC: Belajar Menjadi Dewasa Kontemplasi
Blog adalah Sebagian dari Hidup Saya #ODOPISB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter

Archive

Popular Posts

  • 5 Hal yang Tidak Akan Saya Lakukan di Dunia Ini (Versi Ade)
  • Tentang Film Joker dan Tahu Kapasitas Diri Sendiri
  • Buatku Menulis itu….
  • Karena Berbisnis/Berwirausaha Kita Belajar Kehidupan
  • Karena Saya Suka

Category

  • #BPN30DayChallenge2018
  • #GakPaham
  • #LoQLC
  • #ODOPISB
  • Beauty
  • Blog
  • Event
  • Film
  • Food
  • Kontemplasi
  • Kontes
  • Media Sosial
  • Menulis
  • My Story
  • ODOP
  • Review
  • Tekno
  • Tips
  • Traveling
  • Uncategorized

Search

Copyright © 2026 Sohibunnisa.

Powered by PressBook Masonry Blogs