#LoQLC: Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang

Kemarin hari apa itu saya lupa, Mbak Annisast di story nya lagi ngomongin tentang masalah CUEK. Untuk yang follow dia sejak lama, pasti sudah tahu bahwa pembawaan beliau memang easy going alias tidak pernah terlihat ribet. Makanya, saya juga salut dengan beliau yang bisa secuek itu dengan orang-orang yang tidak sesuai dengan prinsipnya. Saya jadi […]

#LoQLC: Hidup Tidak Selalu Menyenangkan

Baru aja kemarin saya bilang Facebook sudah dibuka, malam itu juga saya menutup kembali Facebook. Iya, emang labil haha. Tapi memang diingatkan suami kalau setelah buka Facebook, saya kok jadi ‘mundur’ lagi progressnya. Ya walaupun saya nggak ngerasa begitu, saya milih nurut aja dengan suami. Siapa tahu memang sayanya yang nggak ‘nyadar diri’. Lagi pula […]

#LoQLC: Kendali Terbesar Ada di Diri Kita Sendiri

Mood nulis lagi parah banget. Entahlah kayak nggak ada ide aja. Tapi lama-lama saya kangen juga ngeblog. Kangen dapet job *eh. Ya mungkin karena kemarin-marin saya juga masih merasakan quarter life crisis. Tapi karena kangen ngeblog, akhirnya saya memutuskan untuk membuka lagi Facebook dan Twitter. Ya supaya saya juga bisa ngeshare tulisan saya lagi haha […]

Quarter Life Crisis itu Menyedihkan. Cepatlah Berakhir

9 April kemarin, saya memutuskan untuk left semua grup WhatsApp. Dan hanya menyisakan grup kerjaan saat ini dan grup keluarga. Bahkan kalau nggak ada tanggungan, saya berniat untuk tutup semua media sosial. Kalau ditanya kenapa, kayaknya saya lagi ngalamin quarter life crisis. Apa sih quarter life crisis? Kalau kata Wikipedia sih ini, In popular psychology, […]