Tag: Kontemplasi
Aku Masih Ingat, Sahabat
Aku masih ingat, bagaimana kau merajuk karena candaanku. Dan kau bilang aku harus menjadi sahabatmu. Baru kau tak marah lagi. Aku masih ingat, bagaimana kau memohon untuk pertama kalinya agar aku singgah di rumahmu. Sebab, banyak tugasmu terbengkalai waktu itu, dan kau minta aku membantumu. Aku masih ingat, bagaimana perasaanmu saat ku gandeng tanganmu ketika…
Slalu Ada yang Membuatku Iri
Jalan-jalan blog kali ini cukup membuat rasa iriku kembali muncul. Hhhh… Membaca setiap postingannya membuatku merasa “Kapan gue bisa buat tulisan yang menyentuh” What the zig! Sebelum dikeroyok orang sekomplek. Lebih baik aku sudahkan dulu untuk bagian ini. Yaph, satu dua tiga blog yang ku kunjungi slalu saja ada yang membuatku iri. Dari mulai postingan…
Dengarkan Aku!
Jangan mencoba menasihati, karena dijamin dia ngga akan denger, eh bukan ngga denger juga sih, tapi lebih tepatnya ngga peduli. Jangan mencoba memberi contoh jelek saat dia sedang kasmaran, karena pasti dia bilang begini “Ah, pacar aku ngga gitu kok. Dia sholeh banget. Sayang sama ortunya, bla bla bla” Apalagi sampe nyuruh mutusin. Hmm dijamin…
Jangan Nulis Panjang-panjang dah…
Kalo nulis jangan panjang-panjang dah, males baca jadinya kan. Huadeehh.. Jadi mikir, kenapa sih orang lebih tertarik tulisan yang pendek daripada yang panjang? Jadi inget, pernah posting cerpen disalah satu komunitas menulis di facebook, terus dikomen “tulisanmu sebenarnya menarik, tapi opening dan penutupmu bertele-tele” hmm.. Sebenernya maksud awalnya kepingin menceritakan kronologi ceritanya, tapi alhasil malah…