Ternyata yang Ada di Nomor Satu Itu Bukan Cinta

Zaman makin ke sini rasanya semakin mengerikan. Maksiat sudah terang-terangan. Bahkan saya iseng ngecek Twitter sekilas malah nemu status tentang ‘jatah mantan’. Jadi sebelum si perempuan/laki-laki menikah, mereka “minta ‘jatah’ ke mantannya”. Iyuh j*j*k! Hadeh belum sanggup deh saya install Twitter lagi di hape. Belum lagi, baru-baru kemarin ada podcast dari seorang terkenal yang bahas […]

Enaknya Tulisan Ini Dikasih Judul Apa?

Saya merasa dunia makin ke sini makin overload informasi. Seiring bertambahnya teknologi, semakin cepat pula arus informasinya. Kasarannya, gempa belum ada 1 menit aja, semua orang sudah pada tahu. Nggak seproduktif dulu Karena saya merasa dunia makin berisik, saya juga bingung mau nulis apa lagi. Kayaknya semua orang sudah banyak yang ngomong. Kalau tambah lagi […]

Musikalisasi Puisi: Pendengkur Tafakur

Lelah mengeja, sulit bicara Aku masih diam, memikir makna Adakah hadir kembali kicauan-kicauan lama? Kata-kata terbingkai manis dalam memori Ia hanya perlu diwujudi Bisakah aku mensyukuri? Tak sekali aku sadar Tapi berkali-kali pula aku memar Masihkah aku perlu berpendar? Ini hanya perlu tafakur Bukan lagi mengukur Hingga aku tak lagi jadi pendengkur Bisa juga saksikan […]

#GakPaham, Kenapa Netijen Lebih Emosi?

Saya #gakpaham deh sama netijen sekarang. Kenapa kalau ada yang ribut, netijen malah lebih emosi daripada yang mengalami sendiri? Katakanlah ada satu kasus antara dua pihak. Dan mereka berseteru. Lalu perseteruan itu akhirnya berakhir dengan damai. Kedua belah pihak sudah sama-sama legowo dan tenang. Netijen lebih emosi Tapi yang terjadi saat ini mengerikan. Karena masing-masing […]