#LoQLC: Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang

Kemarin hari apa itu saya lupa, Mbak Annisast di story nya lagi ngomongin tentang masalah CUEK. Untuk yang follow dia sejak lama, pasti sudah tahu bahwa pembawaan beliau memang easy going alias tidak pernah terlihat ribet. Makanya, saya juga salut dengan beliau yang bisa secuek itu dengan orang-orang yang tidak sesuai dengan prinsipnya. Saya jadi […]

#LoQLC: Hidup Tidak Selalu Menyenangkan

Baru aja kemarin saya bilang Facebook sudah dibuka, malam itu juga saya menutup kembali Facebook. Iya, emang labil haha. Tapi memang diingatkan suami kalau setelah buka Facebook, saya kok jadi ‘mundur’ lagi progressnya. Ya walaupun saya nggak ngerasa begitu, saya milih nurut aja dengan suami. Siapa tahu memang sayanya yang nggak ‘nyadar diri’. Lagi pula […]

#LoQLC: Kendali Terbesar Ada di Diri Kita Sendiri

Mood nulis lagi parah banget. Entahlah kayak nggak ada ide aja. Tapi lama-lama saya kangen juga ngeblog. Kangen dapet job *eh. Ya mungkin karena kemarin-marin saya juga masih merasakan quarter life crisis. Tapi karena kangen ngeblog, akhirnya saya memutuskan untuk membuka lagi Facebook dan Twitter. Ya supaya saya juga bisa ngeshare tulisan saya lagi haha […]

Sebuah Kontemplasi di Usia 26 Tahun

Kalau di Celoteh Bunda kemarin saya nulis tentang Menjelang Empat Tahun Pernikahan, di blog Sohibunnisa ini saya mau cerita kalau umur saya sudah 26 tahun. Duh pantas aja ya banyak yang suka guyon kalau usianya jauh lebih muda dari yang seharusnya. Karena memang bertambah tua usia itu jadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Khawatir usia semakin pendek, […]

Tentang Segala Hal yang Kita Yakini

Gara-gara ketrigger sama postingan akun Islam, saya jadi pengen nulis tentang masalah kepercayaan dan keyakinan. Jadi ceritanya sih kemarin saya lihat teman saya ngeshare postingan dari sebuah akun Islami tentang Berbakti pada Suami. Sebetulnya postingannya nggak salah. Di Islam, istri memang harus berbakti pada suami. Tapi yang ngegemesin itu justru komentar dari netizen terutama para […]