Stop Informasi! Saatnya Mulai Praktik dan Kenal Diri Sendiri

2019 lalu, saya pernah tutup media sosial. Saking ributnya di pikiran. Saya merasa saja banyak sekali informasi yang masuk. Alhasil saya mengalami krisis diri yang parah. Rasanya seperti melayang tak tahu arah. Karena saya belum bisa mengontrol itulah saya memutuskan untuk tutup media sosial. Kalau tidak salah selama 3 bulan saya menonaktifkan Facebook, Twitter, dua […]

Kurangi KeAKUan, Kita Tak Perlu Memaafkan Diri Sendiri

Memaafkan diri sendiri – Saya kira sesi healing mate hari Selasa lalu bakalan membosankan. Oh iya, healing mate itu adalah sesi khusus alumni yang pernah ikut kelas Mas Adjie Santosoputro. Pikir saya, kalau membosankan, saya akan ngeZoom sambil mewarnai. Tapi ternyata tema Dear Self, Please Forgive Me, malah bikin saya ambyar seambyar-ambyarnya dan fokus sampai […]

Mampu Memaknai Kehidupan dengan Berpikir Kritis

Mengalami krisis diri membawa saya pada banyak hal yang akhirnya bisa saya pahami. Itu sebabnya dalam blog ini ada kategori #LoQLC, Lessons of Quarter Life Crisis. Gara-gara mengalami quarter life crisis, saya pelan-pelan mampu berpikir kritis. Saya sudah merasakan bangetlah yang namanya perasaan tidak aman, gagal, marah, kecewa pada keadaan dan beberapa orang. Sampai saya […]

Sejarah Bukan Hanya Masa Lalu. Tapi juga Tentang Diri Kita Sendiri

Saya tidak suka pelajaran Sejarah. Dari SMP sampai SMK, entah kenapa Sejarah belum pernah menarik perhatian saya selayaknya pelajaran Bahasa Indonesia atau Pendidikan Agama Islam. Sejarah seringkali hanya mengambil sesuatu yang formal. Guru Sejarah saya dari dulu pun tidak pernah ada yang bisa menceritakan suatu sejarah dengan menarik. Pahlawan-pahlawan yang seharusnya bisa merasuk dalam jiwa […]