Wednesday, 11 May 2016

Detik-detik Melahirkan

Alhamdulillahirobbil 'alamin. 17 April kemarin lahir sudah putra pertama saya. Jangan tanya bagaimana rasanya melahirkan, sudah pasti rasanya luar biasa. Benarlah apa yang selalu dikatakan ibu saya, sakit saat haid itu belum ada apa-apanya dibanding sakit di saat-saat mau melahirkan a.k.a mules-mulesnya! 1000x lipat sakitnya, hiks.


Sabtu, 16 April 2016
Jam 10.00 WIB
Pagi itu masih seperti biasa. Tidak ada rasa apa-apa. Namun selesai masak, saat mau mandi tiba-tiba ada darah di *maaf* celana dalam saya. Saya sudah was-wisu. Memang perkiraan lahir 25 April 2016, tapi kan bisa maju atau mundur. Paniklah saya. Cepat-cepat saya panggil suami. Mertua pun ikut menyusul. Mertua nanya, "darahnya banyak nggak?" Saya bilang, "dikit sih." Ya sudah suami langsung telepon bidan dekat rumah. Panggil saja Bidan Ismi. Oia, FYI, sejak tanggal 10 April saya sudah hijrah ke rumah mertua di Lamongan, karena memang niat lahiran di sana. 

Setelah memastikan bidan Ismi ada, saya dan suami langsung berangkat. Sampai di sana, langsung diperiksa dan ditanya, "darahnya gimana? Darah segar gitu?" Karena saya pikir darahnya seperti saat haid, ya saya bilang darah segar. Ealah, bidan langsung panik. Mengingat saat periksa sebelum-sebelumnya HB (Hemoglobin) saya rendah. Kalau rendah dikhawatirkan perdarahan. Langsunglah bidannya telepon Rumah Sakit Muhammadiyah Tuban dan tanya apa dokter *duh lupa namanya -_-* ada atau tidak. Setelah dipastikan ada, saya langsung dirujuk ke sana. Sembari nunggu mobil sewaan datang, saya tanya sana-sini. Nanya kakak, nanya teman-teman di grup Moms MJWJ, nanya ibu, kalo ada darah gitu pertanda apa. Dan mereka kompak bilang, kalau itu tanda-tanda sudah mau melahirkan! Oh God, masa mau ngelahirin sekarang (baca: siang) sih? Upz, tidak tahu kenapa, saya punya keinginan anak saya lahirnya malem aja o_O

Siangnya, berangkatlah kami (saya, suami, dan mertua) semua ke RS Muhammadiyah. Sampai di sana, bidan kaget melihat saya masih bisa berjalan normal. "Lho, ibunya masih bisa jalan Pak? Kirain saya urgent!" Oia, sampai di sana, saya nggak jadi ketemu dokter, karena sudah telat dan dokternya sudah berangkat ke Malang. Setelah diperiksa bidan, "Owalah, Ibu... ini bukan darah segar. Lihat, darahnya campur lendir. Kalau begini, ini namanya sudah tanda-tanda mau melahirkan. Ini sudah masuk pembukaan satu. Coba kita observasi dulu 2 jam ya. Pembukaannya nambah atau nggak." Jadilah selama diobservasi itu, saya disuruh jalan-jalan dulu sama mertua. Biar lahirannya gampang katanya. Selama jalan-jalan itu, kok saya mulai ngerasain mules-mules. Kadang muncul, kadang hilang, begitu seterusnya.

Disitu perasaan mulai nggak karuan, Ya Allah, bentar lagi mau ngelahirin. Gimana ya nanti. Gimana rasanya. Campur aduklah perasaan saya. 

Jam 15.30
Dua jam sudah berlalu. Jam 15.30, saya kembali nemuin bidan. Setelah diperiksa, ternyata belum nambah bukaannya. Alhasil saya disuruh pulang dulu, katanya paling-paling 2 sampai 3 hari lagi. Apa?! Yang bener aja, saya udah mules-mules gini, masa dua tiga hari lagi sih :'( Oke, jadilah kami semua pulang dulu.

Jam 18.30
Setelah maghrib, mules-mules mulai lebih terasa. Disuruh jalan-jalan lagi. Tapi kali ini, saya nyaris nggak kuat buat jalan. Karena mulesnya makin jadi. Dibawalah lagi saya ke bidan Ismi. Sampai harus dituntun hiks. Setelah diperiksa, ternyata udah bukaan satu setengah. Bidan nggak mau ambil resiko, nyuruh untuk dirujuk ke RS aja. Lagi-lagi karena riwayat HB saya rendah, bidan takut ambil resiko dan takut saya kenapa-napa. 

Jam 20.00
Berangkatlah kami (saya, suami, mertua, bidan Ismi, suaminya dan anaknya. Yes, bidannya baik, beliau meminjamkan mobilnya) ke RS Muhammadiyah lagi. Sepanjang jalan, mules makin terasa dan rasanya saya nyaris nggak kuat. Sesampai di Muhammadiyah, saya berharap langsung dibawa masuk. Tapi saya nggak langsung turun dari mobil, dari jauh saya cuma lihat bidan Ismi ngomong dengan bidan RS Muhammadiyah lamaaa banget. Sampai-sampai suami ikut turun. Dan lamaaa lagi. Ya Allah, disitu saya juengkel. Merasa nggak ada yang ngerti. Nggak tahu apa, ini mulesnya udah kebangetaaan. 
http://www.kaskus.co.id/thread/51f14ad93c118e8778000006/bbm-competition-tak-selamanya-usil-itu-musibah/
Setelah menunggu entah berapa menit -_- mereka kembali ke mobil dan ngomong, "Kita ke rumah sakit NU, di sini nggak ada dokternya. Bidannya nggak mau ambil resiko. Takut kalau terjadi apa-apa di tengah lahiran." Rasanya mau teriak, "aaargghht, teganyaa kalian. Aku udah nggak tahan." 
http://www.gambar-bergerak.com/2014/08/gambar-gerak-marah-sama-pacar-juga-sama.html
Terpaksalah saya harus menahan sakit lagi. Sebenarnya RS Muhammadiyah dan NU tidak terlalu jauh, tapi ini kan kondisinya beda >_<

Di RS NU, langsung dibawa ke ruang persalinan. Sampai di sana rupanya sudah pembukaan 2 dan langsung diambil darah. Saya tidur bangun tidur bangun. Karena setiap saya bawa tidur, sesekali saya harus terbangun karena rasa mules. Tapi Alhamdulillah, HB saya meningkat. Yang tadinya 10,3 jadi 12. Mungkin karena hari-hari sebelumnya digenjot dengan bayam, kangkung dan buah bit kali ya. Bahkan sampai di RS pun, suami masih bawain jus buah bit dicampur buah naga. 

Minggu, 17 April 2016
Jam 00.33
Semakin lama, semakin mules. Sampai akhirnya saya sudah tidak tahan, dokter datang. Ya, dan dimulailah proses melahirkan. Alhamdulillaaaah, ngga perlu waktu lama, pukul 00.33 si baby sudah keluar dengan cepat. Mungkin karena efek sudah mules-mules dari awal kali ya.

Whua, nggak terbayang rasanya deh. Saat si baby ditaruh di dada, langsung ngucap Allahuakbar berkali-kali. Yes, baby, thankyou atas kerjasamanya. Kita bisa bertemu secara normal dan sehat :') 
http://official-blog.line.me/en/archives/2014-06.html
Fiewh. Begitulah proses melahirkan saya. Benar-benar luar biasa pokoknya. Dan kini, si baby yang kami beri panggilan Emir, sudah berjalan 3 minggu, 3 hari. 
Selamat datang baby Emir,
Selamat menjadi Ibu untuk aku! 
Dan petualangan baru sudah dimulai!

23 comments:

  1. akuuu baru tahu kalau udah lahiran...
    selamat yaaa..semoga baby emir jadi anak yang baik, sehat dan doa2 baik lainnya :*

    hihihi mulesnya bikin kangen loh *eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi baru dipubliksikan ini Mak :v
      Makasih yah, Aamiin. Smoga do'anya diijabah Allah ya Mak :*

      Hihi yang ga kebayang mulesnya itu o_O

      Delete
  2. Alhamdulilah Mba Ade pantesan ko ga ada update blog-nya hehhe. semoga mba dan De Emir sehat terus. De Emir menjadi anak sesuai doa dan harapan mba+misua aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iya semenjak hijrah ke Lamongan kemarin emang ga bisa update :v *tutup muka*

      Aamiin, makasih Mbak Herva :)

      Delete
  3. Selamaaaaaaattt waaahhh aku jd pengen segera hamiiiiillll hehehehehe

    ReplyDelete
  4. selamat ya mbak Ade. semoga Emir jadi anak sholih yang berbakti. dan semoga ga kapok melahirkan lagi. ;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, makasih mbak :) insya Allah ga kapok :D

      Delete
  5. selamat ya mbak, duh senangnya.. aku lagi nunggu juga ini, jd deg degan nnti prosesnya gimana ya.. welcome to the world baby emir :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak :)
      Smoga mbak Tetty juga lancar ya prosesnya :)

      Delete
  6. Selamat Mbak Ade, terakhir lihat post foto Mbak udah kelihatan besar banget perutnya eh sekarang sudah lahiran. Hampir sebulan pula. Sekali lagi selamat ya Mbak. Selamat datang baby Emir.

    ReplyDelete
  7. Replies
    1. Hehe iya Lin :D abis dpt rekomen RS Muhammadiyah. Tp krn gada dokternya, jd di NU

      Delete
  8. Perjuangan seorang Ibu itu luar biasa yaaa. Barakallah yaa mba Ade. Semoga dedek Emir jadi anak soleh dan dilimpahkan keberkahan dari Allah. Aamiin

    ReplyDelete
  9. hai del selamat ya kelahiran anaknya semoga menjadi penyejuk hati kedua orang tuanya
    bentar, kamu lahiran di tuban? kamu orang tuban?
    serius
    apa kita kenal di kehidupan nyata?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, makasih mbak :)
      Iya lahiran d Tuban, tapi aku bukan orang Tuban hehe. Asli Bekasi aku mah :D
      Kenal? Kayaknya belum mbak :D ketemu aja blm pernah kan ya hehe

      Delete
  10. selamat yaa dapet anugerah penyejuk mata.. mga jadi anak sholeh

    ReplyDelete
  11. Assalamu'alaikum Uty Sayaaaaaaang :-* MasyaAllah, udah lama gak sihelowan hehe. Selamat yaa, Ummi Adel... yaa gitu kan Dedek Emir manggilnya :-D semoga sholeh, sami'na wa atho'na yaa, Dek...? Barokallah :-*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai aunty Aul... kemana aja dikau???
      Makasih ya aunty... Aamiin. Makasih juga do'anya :)

      Delete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...