Yuk, Berjuang Melawan Hawa Nafsu

Ramadhan udah didepan mata cuuuyyy..
Alhamduuuuulillah 😀
Sudahkah kita mempersiapkannya?
Ramadhan = puasa
Puasa = menahan diri
Lalu apakah puasa hanya sebatas menahan diri dari lapar dan haus seperti kata lagu Tasya? “Apakah arti puasa, puasa menahan lapar, puasa menahan haus dari subuh sampai maghrib.”
No no no… 
Ternyata puasa tak hanya sebatas menahan lapar juga haus, tapi lebih dari itu. Makna menahan diri juga termasuk ke dalam segala aspek lebih tepatnya hawa nafsu. Ya tujuan puasa memang untuk menahan diri dari hawa nafsu. Mulai dari nafsu makan, minum (seperti yang sudah disebutkan), berhubungan (bagi suami istri) dan satu lagi yang sering tertinggal dan tak boleh ditinggal. Yaitu: Marah.
Aku jadi teringat salah satu iklan di TV ketika bulan Ramadhan. Di iklan tersebut ada seorang anak yang ingin membantu ibunya untuk membuat kue, kemudian sang anak menumpahkan terigu. Dengan lugu si anak bilang “Kalo puasa kan ngga boleh marah ya Ma.”
Maka ketika puasa kita tetap tak bisa menahan diri (baca: marah), apa gunanya arti puasa? Yang ada kita hanya mendapat lapar juga haus tanpa menambah pahala. *nah lhoo?
Jangan Marah! Lalu apa yang dilakukan ketika ada hal yang ingin sekali membuat kita marah?
Yang pertama: DIAM 
Ketika marah lebih baik kita diam, karena marah biasanya kita akan mudah membawa emosi negatif dan melontarkan kata-kata yang kasar. Lebih baik kita duduk, ketika duduk tak bisa, kita berbaring sejenak. Kalau masih tidak bisa?
Yang kedua: BERWUDHU,
Setan tercipta dari api, api lawannya air. Maka lawanlah dengan air yaitu berwudhu 🙂
Yang ketiga: BERDZIKIR
Karena dengan berdzikir maka hati kita menjadi tenang, dan rasa marah itupun akan segera reda 🙂
Memang sulit untuk bersabar, namuuuun…
Tidak ada balasan perbuatan baik kecuali perbuatan baik pula. Seperti di QS. Ar-Rahman ayat 60: Tidak ada balasan kebaikan, kecuali kebaikan pula.

Nah mulai sekarang yuk biasakan untuk menahan marah, dan selalu tersenyum kepada setiap orang (asal jangan senyum-senyum sendiri yaa hihihi ^^)
Lalu…
Bersyukur.. Apapun keadaannya paksakan diri kita untuk selalu bersyukur. Syukur juga bisa mengatasi rasa marah lhoo…
Kok bisa? Contoh saja, bayangkan jika salah satu sahabat kita mengkhianati kita, kita bisa saja marah kan? Namun ketika kita menghadapinya dengan tenang dan bersyukur, yakin bahwa ini memang sudah jalan Allah, dan Allah ingin menunjukkan hal yang baik pada kita, maka seketika kita tak akan bisa marah kan 🙂 *Ga percaya, silahkan coba 🙂
Mulai sekarang juga mari kita….
juga…
Bersihkan hati, bersihkan niat, bersihkan pikiran dalam menyambut bulan Ramadhan. Insya Allah jika kita terbiasa menahan diri dari sekarang dan saat puasa, maka kebiasaan itu akan dengan sendirinya terbawa pada kita. 
Oia satu lagi jangan lupa persiapannya :
Biar saat Ramadhan, hati kita sudah bersih dari dengki, dendam dan segala macam sifat buruk 🙂
Mari kita sama-sama:
sumber gambar: Komik Muslimah
Alhamdulillah dapet award dari Komik Muslimah ^_^ 
Alhamdulillah juga ini pertama kalinya menang kontes blog 😀
Say thanks to Allah SWT dan Kak Dhiba ^_^
Semoga artikelnya bermanfaat ^o^

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, Bookish,

3 comments to “Yuk, Berjuang Melawan Hawa Nafsu”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. samad dadrana - Februari 19, 2014 Balas

    hawa nafsu pengin itu dan pengen ini, makan itu dan makan itu pokoknya fight for hawa nafsu

    kunjung balik yah.. http://www.samaddadrana.com

  2. Ade Delina Putri - Februari 20, 2014 Balas

    Yaph. Oke 🙂

  3. gilang mandasari - Juni 19, 2018 Balas

    Assalammualaikum..Ijin save pic..:)

Leave a Reply

Your email address will not be published.