Skip to content

Sohibunnisa

Personal & Lifestyle Blog

  • Home
  • About
  • Disclosure
  • Portfolio
  • My Other Blog
  • Toggle search form

Beliau yang Selalu Mengajarkan Keberkahan

Posted on Mei 3, 2017Juli 12, 2018 By Ade Delina Putri 8 Komentar pada Beliau yang Selalu Mengajarkan Keberkahan

“Bukan besar kecilnya rezeki atau panjangnya usia, yang terpenting adalah berkahnya.”

Kalimat itu yang selalu saya ingat dari beliau. Seorang guru laki-laki yang untuk pertama kalinya mampu menjembatani saya untuk memperdalam agama. Yang membuat saya mantap mengenakan kerudung yang bukan sekadar penutup kepala, tapi juga benar-benar untuk menutup aurat. 
Seorang guru yang memiliki suara merdu pada saat baca Al-Qur’an dan bersholawat. Guru favorit, karena sifatnya  yang sangat supel, ramah dan rendah hati. Inilah yang membuat semua murid lainnya pun banyak yang mengaguminya. 
Ya, beliau adalah guru IPA di SMK saya dulu. Bukan hanya mengajar IPA, beliau pun kebagian mengajar Aqidah Akhlak dan Bahasa Arab. Maka wajar di sela-sela mengajar IPA pun terkadang beliau masih menyelipkan ajaran-ajaran agama. 

Rezeki dan usia itu yang terpenting adalah berkah

via Pixabay
Berkah. Dari sekian banyak yang beliau ajarkan, perihal berkah inilah yang paling sering beliau sampaikan. Barangkali karena beliau (atau bahkan kita semua) tahu, bahwa sering kita sebagai manusia menuntut lebih apalagi dalam urusan rezeki. Kita merasa rezeki itu harus dalam bentuk uang yang jumlahnya besar. Padahal bukan besar kecilnya rezeki yang menentukan kebahagiaan manusia, melainkan yang lebih penting adalah berkah. 
Jika rezeki kita berkah, walaupun kecil, akan ada saja jalannya untuk bertambah. Misal punya uang 100 ribu, kita sedekahkan 50 ribunya ke masjid. Setelah pulang dari masjid, ada orang membeli dagangan kita sebesar 100 ribu. Itulah berkah. Atau setelah kita sedekah, kita menjadi sembuh dari sakit, itulah berkah. Berkah = bertambah. 
Tapi sebaliknya, bila kita mengeluarkan 50 ribu untuk hal yang sia-sia, dan saat pulang kita justru kekurangan uang, itu artinya uang kita tidak berkah. Tidak berkah = berkurang. 
Demikian pula soal usia. Jika semakin panjang usia, kita menjadi semakin produktif dan bermanfaat, itu artinya usia kita berkah. 
Inilah ajaran beliau yang paling selalu saya ingat. Sampai-sampai saat mau berbuat apapun saya hanya memikirkan “ini sudah berkah belum ya?” Karena ngeri rasanya kalau rezeki atau usia kita semakin hari bukan semakin bertambah, tapi malah sia-sia berkurang, naudzubillah. 
Terima kasih Pak. Terima kasih sudah mengajarkan tentang keberkahan ini. Terima kasih sudah menjadi guru yang baik untuk semua murid-murid Bapak. Semoga Bapak selalu dalam lindungan Allah SWT, sehat, dan selalu diberi keberkahan. Aamiin. 
Uncategorized Tags:Kontemplasi, ODOP ISB

Navigasi pos

Previous Post: 5 Wishlist Saya untuk Ngeblog
Next Post: Kita Bisa Menghindari Gosip dan Tidak Menyebarkannya

Related Posts

Plus Minus AC Low Watt Uncategorized
Coming Soon, Hope Uncategorized
Aku Ingin Ramadhan Lebih Lama… Uncategorized
Fair & Lovely 2-in-1 Bisa Banget Bikin Wajah Cerah dalam Waktu 14 Jam Uncategorized
Mencintai Diri dengan Memaafkan Diri Sendiri Kontemplasi
Pentingnya Kelayakkan Terbit Uncategorized

Comments (8) on “Beliau yang Selalu Mengajarkan Keberkahan”

  1. Rahab G berkata:
    Mei 3, 2017 pukul 5:51 am

    petuah yg sll diingat sll…. 🙂

    Balas
    1. adedelina berkata:
      Mei 3, 2017 pukul 12:26 pm

      Harus selalu diingat 🙂

      Balas
  2. dekCrayon berkata:
    Mei 3, 2017 pukul 5:48 am

    keberkahan yang sering terlupakan ya mbak

    Balas
    1. adedelina berkata:
      Mei 3, 2017 pukul 12:25 pm

      Iya Mbak 🙁

      Balas
  3. Yogi Setiawan berkata:
    Mei 3, 2017 pukul 2:57 pm

    semoga hidup kita dipenuhi keberkahan ya mba

    Balas
    1. adedelina berkata:
      Mei 4, 2017 pukul 2:50 am

      Aamiin aamiin ya Rabbal alamin 🙂

      Balas
  4. Frida Herlina berkata:
    Mei 3, 2017 pukul 1:11 pm

    Ajarannya sangat membekas.
    Siapa nama gurunya, mbak?

    Balas
    1. adedelina berkata:
      Mei 4, 2017 pukul 2:49 am

      Pak Fairuz Mbak 🙂

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter

Archive

Popular Posts

  • 5 Tips Produktif dan Menyenangkan Kerja di Rumah
  • Akhir Tahun, Siap-siap Cuci Gudang!!!
  • #LoQLC: Kita Semua Manusia Sama
  • Allah PASTI Punya Maksud
  • 3 Film Tentang Kakak Adik yang Mengharukan

Category

  • #BPN30DayChallenge2018
  • #GakPaham
  • #LoQLC
  • #ODOPISB
  • Beauty
  • Blog
  • Event
  • Film
  • Food
  • Kontemplasi
  • Kontes
  • Media Sosial
  • Menulis
  • My Story
  • ODOP
  • Review
  • Tekno
  • Tips
  • Traveling
  • Uncategorized

Search

Copyright © 2026 Sohibunnisa.

Powered by PressBook Masonry Blogs