Tak disangka jika ngeblog membuat saya kelimpahan banyak berkah. Padahal dulu saya cuek alias hanya fokus nulis tok’. Tapi semenjak bergabung dengan beberapa komunitas blog membuat saya jadi punya pandangan luas. Oh ternyata blog itu nggak cuma nulis asal-asalan lho. Blog itu bisa dibuat khusus, seperti travel blog, blog masak ataupun blog yang berisi buku. Blog bisa jadi karakter kita. Dan ternyata blog itu bisa menghasilkan uang! 

2013 lalu ialah awal berkah saya. Meskipun saat itu baru mendapat buku dari sebuah kontes, namun disitulah jadi titik dimana saya jadi lebih semangat ngeblog. Iseng-iseng saya ikut kontes-kontes lainnya. Lebih rajin menulis, sampai akhirnya satu per satu komunitas blog saya masuki agar jaringan pertemanan blogger saya bertambah. Bukankah jika berkumpul dengan orang-orang yang berminat sama kita akan jadi lebih semangat?
Benarlah jika dikatakan, kalau kita fokus maka apa yang kita inginkan bisa datang dengan sendirinya. Saya bukan tipe yang ngoyo ngeblog harus dapat ranking bagus, harus dapat uang, karena memang fokus saya menulis. Saat ikut kontespun sama. Saya tetap fokus menulis. Setelah menulis saya serahkan hasilnya pada Allah. Kalau tidak menang, itu berarti tulisan saya yang masih harus diperbaiki dan yang jelas memang belum rezeki hehe. Alhamdulillah, Juni 2014 lalu untuk pertama kalinya saya jadi tahu apa itu job review dan langsung mendapat tawaran  dari sebuah brand terkenal. Kalau bisa saya ambil kesimpulan, job review kurang lebih adalah sebuah tawaran atau pekerjaan untuk mereview sebuah produk. Bisa produk untuk kebutuhan keluarga, perlengkapan rumah, produk kecantikan atau bisa juga buku. Yang paling saya terkejut, saat itu dikatakan bahwa blog saya menarik. Langsung saya telusuri kebenarannya *sambil malu-malu*. Maka tanpa pikir panjang, saya langsung menyanggupi. Dan tanpa tawar menawar soal fee, saya langsung terima begitu saja. Maklum, waktu itu masih norak, jadi tidak terpikirkan soal ternyata job seperti itu bisa kita tawar lebih dulu. 
Sudah dua kali saya mendapat job review dari brand tersebut. Yang saya senang, mereka tidak berharap saya benar-benar mereview brand mereka. Mereka hanya ingin saya membuat tulisan yang mencantumkan website mereka dalam tulisan saya. Tentunya itu jadi hal yang sangat memudahkan, mengingat saya bukan pembeli setia brand mereka hehe. Tidak sulit juga, karena keduanya hanya mengharuskan saya untuk menulis soal pakaian yang bisa menjadi kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan keluarga. Ini merupakan pelajaran berharga bagi saya. Sebenarnya masih ada satu lagi tawaran dari pihak lain, sayangnya saat itu syaratnya ada yang tidak bisa saya penuhi sehingga lebih baik tidak saya sanggupi.
Dan Alhamdulillah kecintaan saya pada membaca buku juga membawa berkah. Sudah beberapa penerbit menawarkan job review di blog buku saya. Tak jarang, datang juga dari penulis buku itu sendiri. Meski review buku masih jadi hal baru buat saya, tapi justru memacu saya untuk belajar meresensi buku, lebih mencintai buku dan psst, menambah kemampuan membaca saya yang dulunya bisa dibilang agak lambat. Ah ya, karena job review ini pula tumpukkan buku di rumah saya jadi tak terkendali. Benar-benar sebuah nikmat 🙂
Sampai di sini saya sadar, bahwa saya belumlah ada apa-apanya dibanding blogger-blogger lain yang jauh lebih banyak memakan asam garam terkait job review. Saya juga tidak boleh berpuas diri karena saya yakin masih banyak hal yang perlu saya pelajari. Masih banyak kesempatan yang menunggu di luar sana. Seperti kata orang bijak, sebuah kesempatan akan lebih cepat datang jika bertemu dengan kesiapan. Ya, semoga saja saya tetap bisa istiqomah menulis dan menebar kebaikan. Aamiin

“Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog “Blogger dan Job Review” oleh Petrus Andre yang didukung oleh Ajeng Angelina dan Elisa Fariesta.”

35 thoughts on “Berkahnya Job Review”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *