Stay Smart, Kawan!

Nanti malam debat capres lagi ya?
Trus besoknya PASTI dunia gempar lagi. Rame lagi. Ya dunia nyata, ya dunia maya. 
Aduuuuh cepet deh kelar. Cepet deh selesai.
Udah gerah banget rasanya.

Saya tidak tahu kenapa pemilihan presiden kali ini terasa rumit sekali. Ribet sekali. Ada yang bilang, karena tahun ini hanya dua pilihan. Ya. Hanya dua itulah yang membuat kita terasa tak punya pilihan lain. Pilihannya hanya si A atau si B. Pilihan ini juga yang akhirnya membuat dunia ramai. Dua kubu masing-masing pendukung semakin gencar ‘mempromosikan’ pilihannya. Tapi yang mau saya tanyakan, “Mereka itu dapet apa sih? Kok kayaknya mereka yang ‘ngoyo banget’. Kayaknya mereka yang ribet banget. Padahal siapapun yang terpilih nantinya otomatis, mau tidak mau kita pasti nerimo.” Yang lucu lagi, seorang teman berkelit, “Ya karena kita human makanya kita bisa berkomentar. Kalo nggak bisa ya namanya bukan human.” Lho. Bukannya justru karena kita human, kita punya akal dan hati. Lalu dikemanakan hati dan pikiran kita????

Jujur ini juga yang bikin saya lama-lama muak. Si X ngeshare info tentang si B. Si Y ngeshare info tentang si A. Belum lagi jika yang dishare adalah masing-masing keburukkannya. Astagfirullah. Sudah kalian telaah belum itu infonya. Sudah yakin benar belum infonya. Silahkan baca lanjutnya di sini. Jangan sampai info itu hanya disajikan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab semata hanya karena kita ‘termakan’ omongannya, lalu terhasut untuk memilih. Bagaimana jika info yang kita bagikan tidak bisa dipastikan kebenarannya. Allah. Salah-salah kita malah menyesatkan orang lain dan menumpuk dosa kita sendiri karena menyebar fitnah. Toh sekalipun itu benar, itu artinya kita menyebarkan aib orang lain yang sama saja kita memakan daging darah saudara kita sendiri. Naudzubillahimindzalik.
Dunia sudah semakin maju kawan. Media sosial bukan hanya milik kita. Tapi juga sudah merambah ke anak-anak. SD, SMP, SMA. Maka jangan salahkan jika di sekolah, mereka saling mem-bully bahkan sampai tawuran. Wong yang dilihat mereka sehari-hari juga perdebatan dan saling menjelek-jelekkan satu sama lain! 
Maka, kebijaksanaan ada di tangan kita. Biarlah yang menyajikan info itu menjadi tanggung jawab mereka sendiri. Tinggal keputusan ada di tangan kita. Berusaha menghiraukan dengan membagikan kemudian bisa jadi salah informasi, atau tidak menghiraukan dengan banyak-banyak berdoa dan minta petunjuk pada Yang Maha Kuasa langsung. Ya. Masih ada tangan Tuhan. Masih ada Tuhan yang jauh lebih tahu. Bukankah Tuhan saja Maha Baik selalu menyembunyikan aib kita?
So, stay smart please!

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, Bookish,

17 comments to “Stay Smart, Kawan!”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. Evi Saja - Juni 22, 2014 Balas

    Mbak, kebanyakan yang nyebar info adu domba dan menjelek2kan lawan itu juga akun anonim sih. Namun anonim atau tidak, jika mereka mampu memfitnah dan menyebarkan berita bohong, saya pikir mereka orang2 jelek juga 🙂

    • Ade Delina Putri - Juni 22, 2014 Balas

      Ya, siapapun dia. Smoga Allah slalu memberi kita petunjuk.
      Dan juga melindungi kita dari keburukkan. Aamiin

  2. aira abdullah - Juni 22, 2014 Balas

    sama sy pun sdh muak dgn berita2 dumay (alhamdulillah klo didunia nyata ga )yg ga ada abis'y slg ngejelekin,toh dua2 nya bkn org yg sempurna.jgn sampe gara2 pilpres jdi kehilangan tmn,musuhan ma org lain.siapapun nanti presiden'y kita tetep hrs cari uang sendiri *kata suami sy*hehee…

  3. How Haw - Juni 22, 2014 Balas

    info yang disebarkan kadang tipuannya dua kali… kayak pendukung Anyebarin info hoax tentang A seolah B yang bilang, trus kawan pendukung A yang protes dan mengerahkan massa… padahal si B gak pernah bilang begitu… kalo gak benar-benar menyaring informasi, suudzon bisa bertebaran tiap hari ini…. T.T

    • Ade Delina Putri - Juni 23, 2014 Balas

      Iya Mas.
      Pinter-pinter kita makanya.
      Jangan asal cari apalagi ngeshare informasi hiks

  4. Adi Pradana - Juni 22, 2014 Balas

    Ah, manusia…. Hohho

  5. Mugniar - Juni 23, 2014 Balas

    Mereka yang terlalu semangat itu gak sadar ada kita2 yang gerah ya Mak … fyuuuh

  6. Ibrahim M.Pd.I - Juni 24, 2014 Balas

    waduh saya ketinggalan debat yang ke tiga mbak, tapi kabarnya ada sedikit kepuasan para pendengar karena pembicaraan lebih akurat, kalau saya sudah menetukan pilihan saya mbak heehe, salam kenal ya!

  7. Anonymous - Juni 24, 2014 Balas

    iya kadang jadi malas ya buka sosmed,isinya banyak ngeshare yang jelek2 dari lawannya..

    • Ade Delina Putri - Juni 24, 2014 Balas

      Hehe semoga kita bisa mengambil sisi positifnya. Dan tidak mudah terhasut 🙂

  8. Anonymous - Juni 24, 2014 Balas

    iya ya, sy juga jadi malas buka sosmed, banyak yang ngeshare yang jelek2nya dari lawannya

  9. Aryadi Subagio - Juni 26, 2014 Balas

    quote di pic yg ada di post ini kok kykna nuduh orang2 yg ngebela calon2 itu semuanya orang2 bayaran ya? kan ga semua yg ngebela itu karena dibayar tpi karena emang setuju sama pilihannya

    • Ade Delina Putri - Juni 26, 2014 Balas

      Wallahohualam bishowab
      Tidak semua, tapi mungkin beberapa.
      Namanya juga media. Tidak menutup kemungkinan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.