Saturday, 5 October 2013

Pelajaran dari: New Catatan Hati Seorang Istri

Judul : New Catatan Hati Seorang Istri
ISBN : 978-602-9055-03-0
Penulis : Asma Nadia,dkk
Penerbit : Asma Nadia Publishing

Sinopsis:
Akankah abadi cinta yang telah terikat oleh tali suci, jika tak kau jaga sepenuh hati?
Apa yang sanggup diucap seorang istri, ketika melihat seorang gadis bersama keluarganya datang melamar sang suami?
Bagaimana harus bersikap saat suami berpaling, dan ingin menikah lagi?
Benarkah ketika suami berkata ingin menikahi perempuan lain, ia sedang jatuh cinta?
Apakah yang tercatat di hati istri, ketika suami melakukan kekerasan fisik ataupun psikis? Ketika mendapatkan kabar bahwa pasangan tercinta konon terkena guna-guna?
Lalu apa tantangan pernikahan dengan pasangan yang mualaf? Bagaimana menguatkan keimanannya agar menjauh dari kebiasaan lama yang merupakan dosa dimataNya?
Bagaimana pula jika ternyata kita justru yang menjadi istri kedua?
Dunia pernikahan tidak selalu seindah pelangi. Pada kenyataannya seorang istri seringkali jatuh bangun mencari kekuatan.
New Catatan Hati Seorang Istri memuat berbagai macam kisah menyentuh dan menggetarkan tentang perjuangan perempuan, seorang istri, sekaligus ibu dalam menghadapi berbagai prahara rumah tangga. Dan kita menjadi saksi, betapa kesulitan dan ketabahan mesti selalu beriringan dalam perjuangan, serta betapa berliku jalan menuju keikhlasan.

Resensi:
Sekilas membaca sinopsisnya mungkin hati kita sudah bergetar, begitu pula dengan saya sendiri. Sebelumnya saya sudah membaca buku ini, tapi baru-baru ini saya mengulang untuk membacanya. Entah kenapa saya tertarik untuk membacanya lagi. Dua kali baca, dua kali pula air mata saya tak bisa tertahan. Bagaimana kehidupan pernikahan tak semudah yang saya atau mungkin juga orang-orang pikir. Lika-likunya yang sarat dengan perjuangan yang luar biasa.

Berawal dari kepedulian bunda Asma Nadia kepada perempuan-perempuan khususnya para istri. Ternyata masih banyak cerita-cerita yang bunda Asma belum ketahui, itulah sebabnya buku ini lahir kembali dengan edisi baru dengan tambahan 11 cerita di dalamnya. Lewat curhatan-curhatan yang hadir dari pembaca CHSI yang pertama. 

Buku ini banyak menuai protes sebelumnya, terutama dari para suami, karena memang kisah-kisah ini diambil dari sudut pandang istri dan permasalahan-permasalahan istri kepada suaminya. Meski begitu, buku ini tetap menjadi salah satu buku best seller bunda Asma yang banyak memberi dampak positif bagi pembacanya bahkan para suami.

Beragam cerita luka istri dalam buku ini. Dari mulai suami yang ‘berulah’ dengan wanita lain. Suami yang tak lagi perhatian layaknya awal pernikahan. Suami yang melakukan kekerasan fisik bahkan tak memberi nafkah lahir batin. Selalu terbesit pertanyaan, akankah saya bisa sekuat mereka, ketika pernikahan tak lagi seindah awalnya? Bagaimana ketika suami mulai 'berulah', ketika suami tak lagi perhatian, ketika suami melakukan kekerasan, dan ketika-ketika yang lainnya yang sekiranya menguji keimanan istri. 

Saya begitu salut pada istri-istri yang sedemikian kuat. Bahkan berusaha keras untuk mempertahankan pernikahannya meski kadang bagi perempuan diluar sana sudah tak pantas untuk dipertahankan lagi. Saya salut dengan kegigihan mereka yang berusaha untuk meluruskan sang suami dengan penuh kesabaran dan doa. 

Ya. Namun tak hanya cerita luka dalam buku ini. Di bagian akhir buku ini saya dilegakan dengan kisah-kisah yang menyentuh dari kesetiaan suami istri bahkan hingga akhir hayatnya.

Berbicara tentang kekurangan buku ini, menurut saya hampir tidak ada. Saya sendiri hanya fokus pada isi dari buku ini.

Buku ini membuat saya merenung, bahwa kehidupan pernikahan penuh dengan lika-likunya. Mempertahankan pernikahan agar tetap utuh, butuh perjuangan yang keras dan kemauan dari kedua belah pihak (baca: suami istri). Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga istri-istri juga suami di luar sana. Semoga mereka selalu diberi kekuatan. Aamiin

13 comments:

  1. tema pernikahan memang selalu laris ya. btw, kalo ga ada kekurangan, bs dikasih masukan untuk para penulisnya, mba.

    ReplyDelete
  2. Buku ini memang luar biasa ya. Sayang sinetronnya lebay *kuciwa*

    ReplyDelete
  3. salah satu buku yg laris dipasaran. mungkin karena mengambil tema pernikahan yak?

    ReplyDelete
  4. Film ini bawa cewe, bisa ampe nangis, kita terbawa suasana :D
    bener gak mbak ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh kalo saya sih biasa aja nontonnya, ga pernah sampe nangis gitu :D

      Delete
  5. hmm, tema pernikahan memang selalu laris ya. btw, kalo ga ada kekurangan, bs dikasih masukan untuk para penulisnya, mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe wkt itu mmg baru belajar membuat resensi mbak ^^

      Delete
  6. haduh jadi baper kalo ada yang berbau pernikahan :D

    ReplyDelete
  7. Buku yang sangat luar biasa, ada banyak petikan hikmah yang dapat dijadikan inspirasi dalam menjalani hidup

    ReplyDelete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...