Pelajaran dari: New Catatan Hati Seorang Istri

Judul : New Catatan Hati Seorang Istri
ISBN : 978-602-9055-03-0
Penulis : Asma Nadia,dkk
Penerbit : Asma Nadia Publishing
Sinopsis:

Akankah abadi cinta yang telah terikat oleh tali suci, jika tak kau jaga sepenuh hati?
Apa yang sanggup diucap seorang istri, ketika melihat seorang gadis bersama keluarganya datang melamar sang suami?
Bagaimana harus bersikap saat suami berpaling, dan ingin menikah lagi?
Benarkah ketika suami berkata ingin menikahi perempuan lain, ia sedang jatuh cinta?
Apakah yang tercatat di hati istri, ketika suami melakukan kekerasan fisik ataupun psikis? Ketika mendapatkan kabar bahwa pasangan tercinta konon terkena guna-guna?
Lalu apa tantangan pernikahan dengan pasangan yang mualaf? Bagaimana menguatkan keimanannya agar menjauh dari kebiasaan lama yang merupakan dosa dimataNya?
Bagaimana pula jika ternyata kita justru yang menjadi istri kedua?
Dunia pernikahan tidak selalu seindah pelangi. Pada kenyataannya seorang istri seringkali jatuh bangun mencari kekuatan.
New Catatan Hati Seorang Istri memuat berbagai macam kisah menyentuh dan menggetarkan tentang perjuangan perempuan, seorang istri, sekaligus ibu dalam menghadapi berbagai prahara rumah tangga. Dan kita menjadi saksi, betapa kesulitan dan ketabahan mesti selalu beriringan dalam perjuangan, serta betapa berliku jalan menuju keikhlasan.

Resensi:
Sekilas membaca sinopsisnya
mungkin hati kita sudah bergetar, begitu pula dengan saya sendiri. Sebelumnya
saya sudah membaca buku ini, tapi baru-baru ini saya mengulang untuk
membacanya. Entah kenapa saya tertarik untuk membacanya lagi. Dua kali baca, dua
kali pula air mata saya tak bisa tertahan. Bagaimana kehidupan pernikahan tak
semudah yang saya atau mungkin juga orang-orang pikir. Lika-likunya yang sarat
dengan perjuangan yang luar biasa.
Berawal dari kepedulian bunda
Asma Nadia kepada perempuan-perempuan khususnya para istri. Ternyata masih
banyak cerita-cerita yang bunda Asma belum ketahui, itulah sebabnya buku ini
lahir kembali dengan edisi baru dengan tambahan 11 cerita di dalamnya. Lewat curhatan-curhatan
yang hadir dari pembaca CHSI yang pertama. 
Buku ini banyak menuai protes
sebelumnya, terutama dari para suami, karena memang kisah-kisah ini diambil
dari sudut pandang istri dan permasalahan-permasalahan istri kepada suaminya. Meski
begitu, buku ini tetap menjadi salah satu buku best seller bunda Asma yang
banyak memberi dampak positif bagi pembacanya bahkan para suami.
Beragam cerita luka istri dalam
buku ini. Dari mulai suami yang β€˜berulah’ dengan wanita lain. Suami yang tak
lagi perhatian layaknya awal pernikahan. Suami yang melakukan kekerasan fisik
bahkan tak memberi nafkah lahir batin. Selalu terbesit pertanyaan, akankah saya
bisa sekuat mereka, ketika pernikahan tak lagi seindah awalnya?
Bagaimana ketika suami mulai ‘berulah’, ketika suami tak lagi perhatian, ketika
suami melakukan kekerasan, dan ketika-ketika yang lainnya yang sekiranya
menguji keimanan istri. 
Saya begitu salut pada
istri-istri yang sedemikian kuat. Bahkan berusaha keras untuk mempertahankan
pernikahannya meski kadang bagi perempuan diluar sana sudah tak pantas untuk
dipertahankan lagi. Saya salut dengan kegigihan mereka yang berusaha untuk
meluruskan sang suami dengan penuh kesabaran dan doa. 
Ya. Namun tak hanya cerita luka
dalam buku ini. Di bagian akhir buku ini saya dilegakan dengan kisah-kisah yang
menyentuh dari kesetiaan suami istri bahkan hingga akhir hayatnya.
Berbicara tentang kekurangan buku ini, menurut saya hampir tidak ada. Saya sendiri hanya fokus pada isi dari buku ini.
Buku ini membuat saya merenung,
bahwa kehidupan pernikahan penuh dengan lika-likunya. Mempertahankan pernikahan
agar tetap utuh, butuh perjuangan yang keras dan kemauan dari kedua belah pihak
(baca: suami istri). Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga istri-istri
juga suami di luar sana. Semoga mereka selalu diberi kekuatan. Aamiin

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, Bookish,

15 comments to “Pelajaran dari: New Catatan Hati Seorang Istri”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. Ila Rizky Nidiana - Oktober 7, 2013 Balas

    tema pernikahan memang selalu laris ya. btw, kalo ga ada kekurangan, bs dikasih masukan untuk para penulisnya, mba.

  2. Anonymous - Agustus 19, 2014 Balas

    Buku ini memang luar biasa ya. Sayang sinetronnya lebay *kuciwa*

  3. enala - Januari 27, 2016 Balas

    salah satu buku yg laris dipasaran. mungkin karena mengambil tema pernikahan yak?

  4. Poros Bumi - Februari 18, 2016 Balas

    Film ini bawa cewe, bisa ampe nangis, kita terbawa suasana πŸ˜€
    bener gak mbak ??

    • adedelina - Februari 18, 2016 Balas

      Waduh kalo saya sih biasa aja nontonnya, ga pernah sampe nangis gitu πŸ˜€

  5. vaniokta - Agustus 7, 2016 Balas

    hmm, tema pernikahan memang selalu laris ya. btw, kalo ga ada kekurangan, bs dikasih masukan untuk para penulisnya, mba

    • adedelina - Agustus 7, 2016 Balas

      Hehe wkt itu mmg baru belajar membuat resensi mbak ^^

  6. gopena - September 26, 2016 Balas

    haduh jadi baper kalo ada yang berbau pernikahan πŸ˜€

  7. Akbar Gowa - Oktober 5, 2016 Balas

    Buku yang sangat luar biasa, ada banyak petikan hikmah yang dapat dijadikan inspirasi dalam menjalani hidup

  8. resensi cerpen - Desember 7, 2016 Balas

    baca nya sampai ke baper saya -_-

  9. contoh resensi buku - Desember 22, 2016 Balas

    wah ceritanya sangat mengena dan memang benar jadi baper saya

Leave a Reply

Your email address will not be published.