Wednesday, 8 March 2017

Keuntungan Ikut Collaborative Blogging

Beruntung rasanya bisa masuk di komunitas blogger. Banyak sekali keuntungan yang sudah saya dapat. Salah satunya bisa mendapat job review *eeaaa... Nggaaak. Saya bukan mau bahas itu kok. Tapi saya lagi seneng banget ikut komunitas karena bisa mengenal yang namanya Collaborative Blogging.

Awalnya saya ikut kolaborasi dari Komunitas Emak Blogger. Eh sekarang merambat jadi kolaborasi dengan blogger-blogger lain juga. Nah yang dengan blogger lain ini maksudnya gini. Jadi ceritanya saya kepingin buat satu rubrik ngobrol bareng semacam yang dilakukan Nahla sama Mbak Annisast dalam #SassyThursday misalnya. Iseng-isenglah saya update status di Facebook, siapa yang mau jadi partner duet saya. Nah salahnya saya waktu itu nggak nulis kata duet, jadilah hanya kata partner, dan eng ing eng. Ternyata yang komen bejibun *lebay* Bingunglah saya. Karena saya orangnya nggak tegaan, yaudalah sekalian aja saya bikin collaborative blogging lagi. Tapi tapi, ya mau nggak mau sistemnya sama kayak di KEB. Bedanya, kami menentukan tema bareng-bareng. Jadi lebih enak nulisnya. Ya lebih siap gitu. Kalau di KEB kan spontan ya. Jadi dapat juga serunya 😀

Tapi Alhamdulillah sih, sekarang saya sudah dapet partner duet sesuai harapan awal saya. Yaitu sesi #BincangKeluarga bareng Mbak Rosalina Susanti di blog Celoteh Bunda hehe. FYI, kami posting setiap hari Kamis ya. So, jangan sampai ketinggalan hehe *numpangiklan.

Nah, sekarang saya mau ngomongin apa sih keuntungan dari collaborative blogging dan posting duet ini? Mungkin bisa jadi inspirasi blogger-blogger lain untuk mengadakan kolaborasi serupa 😊

Keuntungan ikut collaborative blogging

1. 'Memaksa' kita untuk menulis

Sering kan ya, blogger-blogger santai semacam kita ini suka nggak dapat ide. Sering writers's block. Ada tema di kepala, tapi begitu dituliskan deg mandeg. Nggak keluar sama sekali dari kepala. Dengan kolaborasi blog ini, kita justru 'dipaksa' untuk menulis. Tidak peduli tema yang ditulis teman kita kuasai atau tidak, ya kita tetap harus menulis. Beda ya kalau misalnya kolaborasinya seperti yang saya lakukan dengan blogger lain di luar KEB. Bisa ditentukan temanya bareng-bareng. Divoting dulu mana yang kira-kira temanya menarik dan dikuasai teman-teman lainnya. Tapi tetap aja sih ya memaksa kita untuk menulis 😁

2. 'Memaksa' kita untuk mengunjungi blog lain.

Hayo, siapa yang suka - dengan sengaja mengunjungi blog lain? Jujur aja, saya jarang banget 🙈 Kebanyakan dan lebih sering, blog lain yang saya kunjungi karena mereka sharing di media sosial atau berkomentar di blog saya. Makanya, kalau mau blognya saya kunjungi, ya muncullah di blog dan media sosial saya *eea nggak penting!* Nah dengan kolaborasi ini, 'memaksa' kita untuk membaca tulisan-tulisan teman lain juga. Jadi sisi positifnya sih menambah traffic juga hehe. Masa sih, misalnya kita yang sudah menulis pertama, malah tidak mau membaca postingan tanggapan dari teman-teman blogger lain. Nggak adil kan ya 😋

3. 'Memaksa' kita untuk berkomentar di blog lain.

Sama saja seperti poin nomor dua. Saya juga juarang banget komentar di blog lain dengan sengaja. Biasanya saya komentar kalau memang sedang mau hehe. Kolaborasi juga 'memaksa' kita untuk meninggalkan komentar di tulisan teman kita. Ya sebagai rasa berterima kasih juga karena sudah ikut berpartisipasi dalam collaborative blogging dan duet tersebut.


4. Mendapatkan backlink cuma-cuma

Jadi karena sistem kolaborasi ini mencantumkan link tulisan pertama, atau duet dengan mencantumkan link teman duet, maka keuntungan bagi blogger adalah mendapatkan backlink secara cuma-cuma untuk blognya. Dan ini cukup menguntungkan. Apalagi yang memang berniat monetisasi blognya, otomatis backlink ini butuh banget untuk meninggikan Domain Authority atau ranking yang bagus dari Google. Dengan semakin tinggi DA, maka job akan lebih banyak berdatangan *eeeaaaa :v Tapi yang ini sih cukup dibawa santai aja. Karena yang terpenting adalah poin tiga teratas sebelumnya 🙌

Ya kira-kira itu sih empat keuntungan selama saya ikutan collaborative blogging dan duet bareng. Ternyata dengan berkolaborasi, kita juga jauh lebih semangat untuk ngeblog. Memang benar kata salah satu motivator. Kalau kita mau sukses, maka berpartnerlah. Dengan kata lain, kalau kita ingin semangat mengejar impian, maka ajaklah orang lain yang punya tujuan serupa untuk bekerja sama. Dengan begitu, kita tidak akan kehilangan semangat dan terus mendapatkan ide.

Yuk semangat berkolaborasi! 🙆

21 comments:

  1. Iyap, semangat kolaborasi! Jd nostalgia, dulu tertarik ikutan pertama, krn liat tema nikah muda, hehe.. Saling ingetin ya mak, biar semangat :)

    ReplyDelete
  2. Pemaksaan yang berefek bagus pada blog dan kognisi pembacanya. Hehehe...

    Sayangnya kalo dapet partner yg sulit dipaksa yaa... hihihi...

    ReplyDelete
  3. Iya mak, saya jg jarang komen di blog orang. Kalo collab pasti komen 😁

    ReplyDelete
  4. banyak manfaatnya ternyata ya mbak, keterpaksaan yang membawa berkah ini maaa :)

    ReplyDelete
  5. Belum pernah kolaborasi. Hehe...tapi kalau mampir ke blog lain lumayan masih dijalankan.

    ReplyDelete
  6. Caranya gimana Mbak? aku pingin ikutan juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya dari komunitas ngadain sih Mbak. Atau bisa ajak temen-temen blogger buat berkolaborasi hehe

      Delete
  7. Kadang yang terpaksa itu jadi buat makin rajin ya mbak... Hehehe

    ReplyDelete
  8. mau ikut dong mba...kolaborative bloggingnya. kayaknya seru jadi bisa nambah akrab sesama blogger

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Mbak. Pas banget di komunitas Blogger Muslimah lagi mau dibikin kolaborasi. Kalo mau ikut, masuk komunitasnya aja dulu :D

      Delete
  9. Pengen mba berkolaborasi tapi nggak ada yang ajakin wkwkkw

    ReplyDelete
  10. Seru yaa kolaborasi, tp aku belum berani sih takut belum bisa konsisten. Dan siapa jugaa gituh yg mau kolaborasi sm aku yaa

    ReplyDelete
  11. udah berapa kali saya nemu blogger yang punya program collaborative blogging kayak mbak. Lama-lama saya jadi pengen juga. Tapi ngajakain siapa ya ? haha hadeuh

    ReplyDelete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.