5 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Menghadapi Masalah

Akhir-akhir ini kita sering dihebohkan dengan orang-orang yang berlaku di media sosial yang perilakunya menjadi viral. Barangkali tidak menjadi masalah jika perilaku tersebut positif dan baik. Sayangnya, perilaku yang menjadi viral tersebut lebih sering negatif dan menuju arah keburukan. Yang ditakutkan adalah justru perilaku ini menimbulkan contoh tidak baik bagi orang lain.

Tidak berhenti sampai situ, bagi pelaku yang menjadi viral ini, tidak jarang malah menjadi depresi akibat tekanan bully-an sana-sini. Ya, inilah dunia media sosial. Saat dimana tidak hanya kebaikan, keburukan pun sudah menjadi terbuka. Maka dari itu, sering ada nasihat, berlakulah hati-hati di media sosial.

Baca: Media Sosial dan Berbagi

http://www.istockphoto.com/photo/woman-with-worried-stressed-face-expression-brain-melting-into-lines-gm505138830-83528487?st=4818a80
Jika depresi berarti masalah. Saya yakin setiap manusia di dunia ini pasti memiliki masalahnya masing-masing. Hanya saja bagaimana kita menanggapinya, itulah yang membedakan. Sebelum kita menyalahkan orang lain atas masalah yang kita hadapi, barangkali kita perlu mengambil waktu untuk menyendiri dan melakukan hal berikut:

1. Bersabar

Satu kata ini selalu ada di bagian pertama setiap permasalahan hidup. Itu sebabnya salah satu ayat dalam Al-Qur’an menyebutkan sabar menjadi penolong pertama dalam hidup.
http://komikmuslimah.blogspot.co.id/
Permasalahan datang untuk menguji kesabaran kita. Sejauh mana kita mampu menghadapi masalah dengan bijak. 

2. Introspeksi Diri

Ada dua sebab ujian dalam hidup. Satu, memang benar ujian (untuk menaikkan derajat). Yang kedua, diakibatkan oleh perilaku diri sendiri. 

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syura: 30).

Ketimbang menyalahkan orang lain terlebih Tuhan, mungkin lebih baik kita mulai introspeksi. Perilaku diri apa saja yang selama ini tidak baik. Perilaku apa saja yang barangkali membuat orang lain kecewa atau sakit hati. Hati setiap manusia tidak akan pernah berbohong. Tinggal kita yang mau mengakui hal itu atau tidak. Meski itu artinya, untuk melakukan hal ini dibutuhkan hati yang benar-benar lapang dan pikiran yang jernih.

3. Tulis Masalah yang Menjadi Ganjalan di Hati

Menulis seringkali bisa menjadi pengingat diri. Begitu pula menuliskan hal-hal yang dirasa mengganjal. Robin Sharma, dalam bukunya Who Will Cry When You Die menuliskan kalimat menarik,

Ada sesuatu yang sangat istimewa terjadi ketika kau mengeluarkan selembar kertas dan menuliskan setiap masalahmu di sana. Sesuatu itu mirip dengan perasaan damai yang kau dapatkan setelah mengatakan suatu hal yang mengganggumu selama berminggu-minggu kepada sahabat baikmu.

Ya, menulis sama halnya dengan membuang sampah emosi di atas kertas. Kita bisa saja langsung membuang kertas itu. Atau memilih menyimpannya, untuk dua atau tiga hari atau bahkan bertahun-tahun kemudian kita bisa lihat lagi saat hati kita sudah jauh lebih tenang. Bahkan Ustadz Yusuf Mansyur pernah berkata hal yang sama. Saya sendiri juga pernah mencobanya. Masalah-masalah yang kita tulis saat ini, akan jadi bahan senyuman esok hari saat kondisi dan hati sudah lebih bahagia 🙂


4. Serahkan Semuanya Hanya pada Tuhan

Kala manusia sudah memiliki masalahnya masing-masing. Kala kita merasa tidak ada yang bisa mendengarkan dan menyelesaikan masalah kita, maka saatnya kita mengembalikan segala sesuatunya hanya pada Tuhan. Mulai memuji nama-Nya setulus-tulusnya. Memasrahkan diri untuk memohon pengampunan. Dan berdo’a memohon kekuatan pada-Nya. Bagi umat muslim, kita bisa sholat dan mengaji Al-Qur’an yang membuat hati tenang.

5. Berkumpul dengan Orang-orang yang Positif

Jika aura negatif mudah menyebar, maka begitu pula dengan aura positif. Berkumpul dengan orang-orang yang memiliki pandangan luas. Memiliki hobi yang positif. Memiliki pemikiran yang bijaksana, dapat membantu kita melupakan sejenak segala permasalahan hidup. Karena lagi-lagi saya sudah mencobanya 🙂 Berkumpul dengan orang-orang seperti ini, membuat saya malu untuk mengeluh di hadapan mereka. Alih-alih mengeluh, saya justru lupa dengan maslaah-masalah saya 🙂

Baca: Perkara Jodoh, Allah Tahu yang Terbaik

Masalah, dalam hidup memang tak bisa dihindari. Namun, mencoba untuk menepis dan tidak berlarut-larut dalam kesedihan akan membuat hidup kita lebih tenang. Sebab masalah takkan pernah usai. Sampai kehidupan kita berakhir di tangan-Nya 🙂

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, Bookish,

15 comments to “5 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Menghadapi Masalah”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. Ria M Fasha - Juli 28, 2016 Balas

    sabar n sholat memang ampuh banget mbak untuk nenangi diri

  2. Rach Alida Bahaweres - Juli 28, 2016 Balas

    Setuju mba tipsnya bisa mengatasi masalah. Kalau aku juga biasanya nyanyi atau baca, lumayan hilangin stres. Hihii

    • adedelina - Juli 28, 2016 Balas

      Wah bisa jadi tambahan nih. Iya saya juga suka baca buku 🙂

  3. Titis Ayuningsih - Juli 28, 2016 Balas

    Kalau saya yang pasti minta pertolongan Tuhan mbak setelah itu banyak2 istigfar dan sabar 🙂

    • adedelina - Juli 28, 2016 Balas

      Istighfar, this point 🙂 Makasih sudah mengingatkan Mbak 🙂

  4. Retno kusumawardani - Juli 29, 2016 Balas

    Sabar dan sholat… emang ampuh, tapi jangan lupa untuk mencari akar permasalahannya. Kalau akar permasalahannya jelas, pasti lebih mudah menyelesaikannya…

    • adedelina - Juli 29, 2016 Balas

      Setuju. Setiap permasalahan pasti ada sebabnya. Terima kasih sudah mengingatkan Mbak 🙂

  5. Obat Herbal Jelly Gamat Gold G - Juli 29, 2016 Balas

    cara terampuh adalah sholat

  6. ninda - Juli 31, 2016 Balas

    ini apakah ade menanggapi masalah yang sama dengan curcolanku? hahaha dedek gemeus bikin daku gemeus pengen cabein Xp

    • adedelina - Juli 31, 2016 Balas

      Sssttttt :p kl mau yg lebih jelas ada d blog satunya mbak, yg bundadelina.blogspot.co.id :v

  7. Lusi - Agustus 4, 2016 Balas

    Tipsnya applicable semua. Thanks. Menulis sering aku lakukan tapi tentunya tidak di blog. Karena blogku memang tidak memuat hal-hal pribadi meski selalu berdasarkan pengalaman. Pengalaman hanya sebagai pijakan.

    • adedelina - Agustus 4, 2016 Balas

      Iya Mbak, kalo unek-unek pribadi memang sebaiknya di diary pribadi saja hehe

  8. Mira Kaizen - Juni 4, 2017 Balas

    Mbk Nisa, Tipsnya dalam menghadapi masalah bagus banget mbk. emang segala sesuatu itu kita harus kembalikan lagi kepada Allah.

    Salam kenal dari Bengkulu mbk.
    Blog mbk sudah saya Follow, ditunggu Follbacknya ya mbk. Heee

Leave a Reply

Your email address will not be published.