Yuk, Jadi Blogger Keren dengan Memenuhi 7 Kriteria Ini!

Menjadi blogger keren itu menurut saya nggak asal. Tapi juga nggak bisa dibilang susah. Gampang aja kok caranya. Yaitu kita tinggal menjadi blogger yang dipercaya. Yes, sebetulnya dalam setiap aspek kehidupan, menjadi orang yang dipercaya itu memang suatu keharusan, kan? Lantas, kenapa sih harus menjadi blogger yang dipercaya baru bisa dibilang keren? Ya tentu saja, ketika dia bisa menjadi orang, menjadi blogger yang bisa dipercaya, maka dalam segala hal ia akan sangat mudah diatur. Dan mudah untuk diberi amanah dalam hal apapun termasuk job *eh.
via Pixabay

7 kriteria menjadi blogger keren

Gini deh, saya rinciin lagi satu-satu. Walaupun sebetulnya sudah saya tulis di postingan Menjadi Blogger yang Bisa Dipercaya. Tapi kali ini saya mau jabarin lagi, dan akan saya tambahkan beberapa poin:

1. Kalau ada job, dia selesaikan sebelum deadline tanpa perlu ditagih-tagih terus.

Hutang bukan cuma uang, tapi juga bisa dalam bentuk apapun termasuk tulisan. Ketika kita sudah diberi pekerjaan untuk blog dan kita menyanggupi, itu artinya kita punya kewajiban untuk menyelesaikannya.
Sebelumnya kita pasti sudah dikasih brief, sudah dikasih tanggal deadline, maka seharusnya pula kita bisa patuhi itu. Jadi tanpa harus ditagih-tagih, kita sudah bisa menyelesaikannya dengan baik dan tepat waktu. Apalagi kalau kita dibayar di awal, sungguhlah beban itu seharusnya menjadi lebih berat kalau belum kita selesaikan 😊 Dan ini bisa jadi data yang akan direkam untuk si pemberi job. Apakah kita cukup amanah atau tidak dalam menyelesaikan tugas yang diberikannya.
2. Kalau ada kolaborasi atau arisan link dia selesaikan tepat waktu tanpa harus dijapri terus karena belum nulis 😁
Hampir sama dengan job sih, bedanya yang ini tidak menghasilkan materi. Tapi ketika kita sudah masuk ke dalam grup kolaborasi dan menyanggupi semua syaratnya, itu artinya kita juga mampu untuk menyelesaikannya tepat waktu. Tidak perlu harus menunggu dijapri aka jaringan pribadi sang admin yang menagih tulisan kita. Sungguhlah, ditagih dengan inisiatif mengerjakan sendiri itu pasti beda rasanya 😄 Walaupun tidak ada materinya, setidaknya kita bisa menjaga kepercayaan teman-teman blogger kita yang lain. Dengan kata lain, kalau dalam lingkup kecil saja kita bisa dipercaya. Itu artinya kita juga bisa dipercaya untuk mengemban amanah yang lebih besar 😃

3. Kalau event, dia konsisten untuk datang tepat waktu, tidak membatalkan secara mendadak.

Ketika kita sudah mendaftarkan diri untuk hadir di event dan menyanggupi semua syaratnya, maka ketika hari H tiba, saatnya kita datang tepat waktu. Mematuhi semua aturan untuk datang ke event dengan baik. Tidak membatalkan secara mendadak apalagi tanpa alasan yang jelas. Belum lagi kalau event yang mau kita datangi itu ternyata slotnya terbatas. Kalau kita batalkan secara sepihak, kasihan blogger-blogger lain yang sesungguhnya bisa datang, tapi kehabisan tempat 😊 Kecuali jika memang ada kendala yang sama sekali tidak bisa dicegah. Ini pun perlu kita konfirmasikan ke penyelenggara atau admin yang menangani event tersebut 😊


4. Kalau ada program blogwalking, dia komitmen untuk kunjungin semua blog yang ada di list. Tanpa perlu disindir-sindir karena belum BW 😂
Sekarang kan ramai program blogwalking ya. Dimana para blogger dikasih kesempatan untuk mendaftarkan postingan blognya yang ingin dikunjungi. Nah, di sini kesempatan kita juga untuk menjadi blogger yang bisa dipercaya 😃 Mungkin tidak ada yang menagih kita. Mungkin tidak semua memperhatikan siapa-siapa yang ikut daftar dan belum dikunjungi blognya, tapi pasti kita punya nurani untuk tetap menjalankan amanah kok. Bukankah kita juga senang, kalau blogger lain bisa amanah mengunjungi blog kita? 😃

5. Pokoknya blogger keren itu kalau dia bisa KOMITMEN dengan apa yang sudah dia pilih. Tanpa perlu ditagih, disindir, atau dijapri, dia sudah punya KESADARAN sendiri 😊

Jadi, blogger keren itu menurut saya ya dia yang bisa KOMITMEN dengan apapun yang sudah dia pilih. Empat hal di atas itu beberapa contohnya. Ketika dia sudah mampu berkomitmen, maka dia bisa dipercaya, dan layaklah dia disebut sebagai blogger yang keren 😍

Tambahan:

6. Blogger keren itu yang bisa legowo ketika media sosialnya nggak difollback, atau blognya nggak dikunjungin balik 😆
Seandainya kita sudah rela mengikuti media sosial blogger-blogger lain, sementara mereka tidak follback kita, mungkin di sini kita bisa belajar berlapang dada 😃 Tidak perlu berpikir negatif mengapa kita tidak diikuti balik, karena ada banyak faktor. Bisa karena mereka tidak suka postingan kita, bisa karena mereka merasa tidak perlu mengikuti kita, ataupun bisa saja hanya karena media sosial kita masih luput dari pandangan mereka, yang kalau mereka lihat, kita malah difollow 😃 Sama halnya dengan saling kunjung mengunjungi blog. Ketika kita sudah berkomentar di blog lain, sesungguhnya kita tidak perlu merasa memberi hutang agar blog kita dikunjungi balik, tentu saja supaya hal ini tidak menodai hati dan pikiran kita dengan hal-hal yang buruk 😃

7. Dan blogger keren itu yang baca postingan secara menyeluruh. Bukan yang cuma pengen nitip link 😂
Saya menulis kalimat di atas kolom komentar “Komentar yang hanya berbunyi “artikelnya bagus”, “artikelnya keren”, dan sejenisnya, akan saya anggap spam”, itu bukan tanpa sebab. Selain terinspirasi dari Tere Liye yang tidak suka dikomentari di luar konteks tulisan, saya juga merasa ini ada gunanya. Buat apa orang komen “artikelnya keren” tapi sebenarnya dia tidak baca tulisan saya secara keseluruhan. Memang sih tidak selamanya yang komen begitu tidak baca, tapi karena banyaknya komen tersebut dari akun-akun yang hanya khusus jualan, jadi saya menerapkan aturan komentar lebih dari dua kata. Toh ini juga bermanfaat bagi saya pemilik postingan. Bahwa saya ingin tahu, seberapa besar manfaat atau apa yang saya sampaikan bisa dipahami oleh pembaca. Hehe kira-kira begitu latar belakangnya 😁
Blogger yang membaca tulisan secara menyeluruh itu termasuk blogger yang keren. Karena dia benar-benar niat membaca dan bukan hanya sekedar ‘numpang’ menaruh link blognya 😁 Blogger kan penulis, otomatis penulis harusnya suka membaca 😃

Hmm, ternyata menjadi blogger yang keren itu banyak juga kriterianya. Tapi semua hal di atas itu, kalau mau dipahami sesungguhnya mudah kok untuk diaplikasikan. Tinggal timbulkan kemauan dalam diri saja, insya Allah kita bisa menjadi blogger yang keren.

Nah, kalau blogger yang keren menurut pandanganmu, seperti apa nih? Boleh share dong 😃

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Menu7uh Warung Blogger Lebih Baik: Yuk, Jadi Blogger Keren!

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, Bookish,

15 comments to “Yuk, Jadi Blogger Keren dengan Memenuhi 7 Kriteria Ini!”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. Anisa AE - Mei 30, 2018 Balas

    Sebisa mungkin kalau ada job langsung dikerjakan :D. Takut makin numpuk juga nantinya, hehe.

    • adedelina - Mei 30, 2018 Balas

      Iya. Nggak enak kan ya punya utang 🙁

  2. Tika - Mei 30, 2018 Balas

    Selalu menyempatkan blog walking dan bw balik untuk blogger yang sudah berkunjung. 🙂

  3. Rosa - Mei 30, 2018 Balas

    kesindiri point nomor 2. ahahaha

  4. Nindy - SILVER TREASURE - Mei 30, 2018 Balas

    Blogger keren menurutku adalah yang terus belajar dan mengembangkan blognya. Entah tulisannya makin terpoles dari tahun ke tahun atau dari sisi teknis pengelolaan blog yang makin profesional. Kalau beliaunya aware sama dua hal ini, menurutku udah bisa disebut pro blogger hehehe

  5. Victor Martin - Mei 30, 2018 Balas

    blogger keren menurutku adalah blogger yang punya bahasa tulisan yang memikat untuk terus dibaca sampe akhir..

  6. Intan Novriza Kamala Sari - Mei 30, 2018 Balas

    Mbak makasiiih ya tulisannya nampol. Aku jadi inget hutang-hutang arisan linkku. Duh masih beberapa lagi yang belum selesai. Terlena. Masih punya temen yang belum selesai pun, jadi berasa santai shay, punya temen. Eh tapi kalo blogger keren mah nggak terpengaruh kiri kanan yes. Nulis aja. Komitmen aja. *brb nulis untuk bayar hutang-hutang sebelum beranak pinak.

  7. Positive Mom - Juni 6, 2018 Balas

    Blogwalking itu memang harus menyediakan waktu khusus ya mba.. Saya juga mengkhususkan satu hari untuk BW. Lumayan banget sebetulnya, karena jadi media untuk upgrade ilmu juga. 🙂

    • adedelina - Juni 6, 2018 Balas

      Nah iya BW ada manfaatnya juga sebetulnya 🙂

  8. Dian Safitri - Juni 6, 2018 Balas

    Artikelnya bagus. Thanks for sharing. Ahahaha langsung deh jadi spam.

    Aku termasuk yang masih suka nulis mepet deadline. Bukan bermaksud pembenaran sih, tapi dari awal dapat brief emang langsung nandain di kalender kapan batas waktunya, hanya ya tetap mepet. Enggak keren. I know.

    Soal enggak di follow back aku pun memilih untuk kembali unfoll. Makin enggak keren. Emang aku mah bukan blogger keren sih.

    • adedelina - Juni 6, 2018 Balas

      Kalo mepet deadline tanpa ditagih sih nggak apa-apa. Yang salah kan kalo udah deadline masih harus ditagih pula 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.