Teman-teman yang sedari awal mengikuti blog Sohibunnisa, barangkali menyadari satu hal yang berbeda dari blog saya. Bukan, bukan soal template. Kalau ini sih maklumi saja saya seringkali ganti template. Karena memang saya orangnya bosanan (mudah-mudahan yang sekarang bisa klop deh -_-) atau karena template itu mendadak ada salah satu komponennya yang eror atau pertimbangan-pertimbangan lainnya. Trus, kalau bukan template, apa dong?

Foto. Yap. Foto yang terpampang jelas di sidebar About Me. Yes. Mengapa? Karena sebelumnya saya tidak pasang foto di sini. Lantaran dulu saya masih berpikiran, takut kalau foto saya dicuri. Walaupun ada beberapa foto yang saya selipkan di postingan, tapi bisa dipastikan TIDAK ADA foto saya yang sendiri. Keberanian saya saat ini adalah karena saya sudah bersuami dan memiliki anak. Yess. Sesederhana itu :)) Nanti saya jelaskan.

Masalah memasang foto profil di media sosial ini kembali lagi pada hak masing-masing orang. Ada yang merasa tidak perlu. Ada yang takut fotonya dicuri seperti saya. Atau pun hal lainnya. Yaah tapi bukan media sosial jika tidak ada perdebatan. Bahkan untuk hal seperti ini saja masih dibahas. Ada seorang perempuan atau yang biasa disebut akhwat, memasang foto kakinya yang memakai kaus kaki di media sosial, dibilang kurang sopan karena kaki bukan untuk ditampilkan. Memasang foto tampak belakang, nanti dikiranya si akhwat bikin penasaran ikhwan-ikhwan (laki-laki.red). Nah lho? Ya tidak usah pasang foto saja sekalian :v Eh tapi nanti kalau tidak pasang foto juga dibilang tidak punya identitas atau bikin penasaran *ups. Halaaah memang kesannya serba salah ya :))

Baca: Jadikan Media Sosial Sebagai Ajang untuk Bersyukur

Itulah media sosial. Seterusnya yang kita lakukan selalu dinilai orang. Pasti akan ada saja yang berkomentar. Kalau tidak mau dikomentari ya tidak usah muncul di media sosial 😛 

Kembali ke niat 

komikmuslimah.com
Dulu saya pernah diberi tahu oleh guru menulis saya, Pak Isa di KBM. “Kalau memang niat jadi penulis, ya pasang foto sendiri. Bukan mencuri foto orang lain.” Maka bisa dibilang pasang foto profil ini lebih dari sekedar pamer. Tapi memang orang ingin menunjukkan identitasnya. Misalnya saja seorang blogger. Untung saja dulu tidak ada orang yang mengkritik saya karena tidak pasang foto profil di blog. Sebenarnya, jauh dari lubuk hati *halah* saya agak tidak tenang. Karena teman-teman blogger lain sudah pasang foto profilnya. Ya kembali lagi, karena dulu saya takut foto saya dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Berbeda dengan sekarang. Saya sudah bersuami. Jadi lebih berani memasang foto profil di media sosial. Makanya juga, saya sengaja pasang foto bersama suami dan anak. Selain karena ini amanah suami, juga supaya orang-orang tahu bahwa saya sudah bersuami dan memiliki anak. Bahkan mungkin memang harus. Supaya tidak ada laki-laki yang modus. Kalaupun masih ada yang modus, laki-lakinya saja yang tidak tahu diri -_- Makanya, orang seperti ini PASTI saya blokir! Walaupun itu teman sendiri. Intens nanya kabarlah atau bertanya hal-hal yang sekiranya kurang penting.

Sekarang saya juga membatasi pertemanan di facebook dengan cara melihat profilnya. Saya tidak mau menerima pertemanan orang-orang yang sedang berjualan. Katakanlah dia jual ponsel dengan memasang foto profil Samsung Galaxy Note 7, ya sudah pasti isinya jual Samsung Galaxy Note 7 atau ponsel-ponsel lainnya. Masalahnya orang-orang ini kadang, setelah diterima pertemanannya langsung inbox menawarkan jualannya, atau yang lebih menjengkelkan lagi sembarangan menandai saya dalam jualannya dan memasukkan saya ke grup jualannya -_-

So, apapun niatnya ya dikembalikan lagi pada pribadi masing-masing. Daripada sibuk mengomentari foto profil orang lain, ya lebih baik kita saja yang mengendalikan diri dengan memasang foto profil yang baik. Dan kalau pun kita memakai akun pribadi untuk berjualan, maka janganlah sembarang menandai foto jualan kita. Percayalah itu akan sangat menyebalkan, apalagi jika orangnya sama sekali tidak kenal -_-

27 thoughts on “Mana yang Lebih Baik, Pasang Foto Profil atau Tidak?”

  1. Betul sekali, luruskan niat. Pasang nggak pasang foto profil, terserah ke yg punya profil. Itu masalah pilihan. Yang harus diingat, jangan menghakimi orang lain atas pilihannya. Kita harus selalu hati-hati, merasa diri lebih baik bisa jatuh ke sombong jika diperlihatkan, dan ujub walau hanya di dalam hati…

    Nice sponsored article, btw… ^_^ Halus banget iklannya

  2. saya dari dulu suka pasang foto Mba Ade 🙂
    kadang-kadang foto sendiri, kadang sama anak dan kadang juga sama suami 🙂
    saya hampir gak pernah memasang foto profil di sosmed yang berupa pemandangan atau apapun. Pokoknya foto profil di sosmed saya yah harus foto saya yang entah sendiri atau bersama-sama 🙂

  3. Kalau ditandai kan bisa disetting minta konfirmasi dulu u/ muncul di wall kita atau ga. aku siy tinggal remove mba kalau mank ditandai jika ga suka tapi klo aku suka pasti aku confirm tampilin di wall 🙂

  4. Kalau berurusan dg pekerjaan yg dapetnya dari social media karena bikin buku atau job review, saya mesti upload foto diri sesekali (kadang bareng teman kalau lagi jalan2) biar nggak dibilang fake account. Foto profile baiknya emang foto sendiri. Masalah cowok iseng, saya kalau ada yg muji dan tau kalau orang itu udah punya pasangan, langsung block tanpa ampun, haha…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *