Sejak
2012 ngeblog, saya punya beberapa blogger yang selalu saya suka tulisannya. Dan
nyaris setiap mereka posting PASTI saya baca! Apa ya, bagi saya mereka punya
keunikan sendiri dalam setiap tulisannya. Terkadang mereka juga jadi sumber
inspirasi saya *seperti sekarang saya jadi dapet inspirasi untuk nulis
postingan ini*. Sayangnya, beberapa yang saya suka banget, sekarang sudah
berkurang frekuensi postingnya 🙁 Entah, padahal saya selalu menunggu postingan terbaru mereka (duh saya jadi merasa berdosa jika apa yang saya rasakan sama yang dirasakan orang yang selalu menunggu postingan terbaru saya tapi saya mulai jarang update 🙁 ). Semoga saja
mereka masih peduli pada blognya dan jangan sampai ditutup.
Baiklah
tanpa berpanjang kalam lagi, ini dia blog-blog  yang selalu berhasil menarik minat baca saya
sekalipun terkadang tulisan mereka cukup panjang *tsah*
Komik Muslimah – Kak Dhiba
Saya
lupa dari mana pertama tahu Komik Muslimah. Yang pasti saya selalu suka
gambar-gambar yang diposting Kak Dhiba. Sejak pertama lihat, langsung saya
tekan tombol follow. Seneng banget lihat Kak Dhiba rajin posting gambar. Hampir
setiap hari selalu ada gambar baru yang lucu-lucu namun sarat semangat dakwah.
Dan semua gambar dia buat sendiri. Ternyata semua gambar-gambar itu tidak
instan begitu saja terposting. Ia melalui proses yang panjang. Kalau mau tahu
prosesnya di sana ada halaman khusus yang menjelaskan itu 🙂 Oia gambar-gambar yang ada di Komik Muslimah juga
sudah menyebar kemana-mana. Termasuk salah satunya yang saya pakai untuk ikon profil
blog ini. Alhamdulillah Kak Dhiba tidak keberatan orang mengambil gambarnya,
asalkaaaan menyantumkan sumber dan tidak membuat duplikat blog Komik Muslimah. Pertama
kali saya tahu giveaway dan berhasil menang juga dari blog ini hehe :)) Tapi
sayang, postingan terakhir 08 Maret tahun lalu. Itu artinya sudah setahun lebih
Komik Muslimah sepi 🙁 Hiks, berharap Kak Dhiba balik lagi dan posting gambar-gambar lucu lagi.
Kemilau Cahaya Emas – Nurmayanti Zain
Pertama
tersasar di blog ini, saya langsung jatuh cinta! Yes, saya sangat suka
tampilannya. Begitu girly tapi tidak heboh. Simpel tapi pas porsinya. Di sini
juga pertama kalinya saya menemukan kursor yang lucu (yang membuat saya tahu –
oh kursor blog tuh bisa diganti ya *lah?*). Ternyata jatuh cinta itu tak berhenti
sebatas pada desain blog. Tapi saya juga suka semua tulisannya. Dan setiap Kak
Maya posting, pasti saya baca. Memang sebagian besar hanya berisi curhatan
pribadinya, tapi beliau selalu bisa mengemasnya dengan cara yang sederhana yang
terkesan kekanak-kanakkan, tapi lucu dan cukup menghibur *bukan komedi lho ya*.
Sekarang blognya berganti nama menjadi Keluarga Cahaya Emas. Yep, karena
sekarang beliau sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak laki-laki – yang sepertinya
lucu menggemaskan. Tapi… Kak Maya juga sudah jarang posting 🙁 Postingan terakhirnya bulan Juni 2015 ini. Semoga
saja beliau tidak melupakan blognya.
Saya
tidak pernah tahu identitas asli si penulis blog yang satu ini. Nyaris semua
tulisannya bisa dibilang galau, terutama soal relationship. Tapi anehnya, saya selalu menyukainya. Saya selalu
suka rangkaian kata-katanya. Seperti ini, Kamu tahu tidak ada
gunanya di sini, bersama orang yang sudah tidak sama lagi. Kamu hanya takut
untuk pergi.
Tapi
beberapa mengandung nasihat juga. Nasihat yang dikemas dengan bahasa yang halus jadi
tidak terkesan menggurui. Hingga kini, blog ini masih konsisten meskipun
frekuensinya memang tidak sering.
Merapikan Kenangan – Azhar Nurun Ala
Mengetahui bahwa penulis blog ini ternyata seumuran dengan saya
cukup membuat saya terkejut. Pasalnya, saya kira dia sudah dewasa haha. Maaf ya
Zhar 🙂 Nyaris sama seperti blog Namarappucino, blog Merapikan Kenangan
ini juga lebih banyak berisi kata-kata. Hanya saja tidak galau, tapi – menurut saya
Azhar selalu mencoba menyisipkan sebuah pesan lewat rangkaian kata yang cukup
manis. Dan saya punya ketiga bukunya! (Ja(t)uh, Tuhan Maha Romantis, Seribu Wajah Ayah) Dan tiga-tiganya sukses membuat saya selalu suka pada tulisan-tulisannya.
Eh ada satu buku lagi deh yang saya punya. Maklum, buku yang keempat ini saya
dapatkan gratis langsung dari penulisnya lho hehe. Cinta Adalah Perlawanan
demikian judulnya. Frekuensi postingnya bisa dibilang tidak terlalu sering
namun juga tidak jarang, pas lah intinya. Dan lagi, kini Azhar juga memposting
tulisannya di Facebook. Jadi saya tidak perlu membuka blognya namun sudah bisa
baca tulisan lengkapnya.
Suami yang luar biasa, ayah yang hebat. Mungkin itulah gambaran
saya pada sosok pria yang satu ini. Lewat Azhar Nurun Ala saya tahu beliau. Rupanya,
dulu beliau memakai nama pena Fahd Djibran. Sampai akhirnya berganti pada nama
asli Fahd Pahdepie. Lalu  dari mana saya
bisa menggambarkan sosok Fahd seperti itu? Apalagi kalau bukan dari tulisannya.
Rangkaian-rangkaian kata manis yang lebih banyak ditujukan pada istrinya, pada
anak-anaknya juga beberapa pada keluarganya. Saya selalu suka! Sampai saat ini
sudah tiga buku beliau yang saya miliki. Seribu Malam untuk Muhammad,
Perjalanan Rasa dan yang terbaru Rumah Tangga. Fahd memposting tulisannya di
media Tumblr. Dan beberapa ada yang ia bagi juga di Facebook ataupun Instagramnya.
Mas
Gun (begitu beliau biasa dipanggil) ini sebenarnya cukup sering memposting
tulisannya di blog (Tumblr) bahkan hampir setiap hari. Tapiii karena sekarang saya
jarang buka Tumblr, jadilah saya juga sudah jarang baca tulisan-tulisan
beliau. Padahal dulu saat masih kerja, nyaris setiap hari saya baca tulisan
beliau. Sama seperti blog Namarappucino, Merapikan Kenangan dan Fahd Pahdepie,
blog mas Gun juga lebih banyak berisi kata-kata. Kadang dibalut dalam tulisan
biasa, cerpen ataupun percakapan fiksi. Saya punya satu buku beliau yang hingga
kini belum tersentuh sama sekali hiks. Hujan Matahari. Duh, nggak sabar pengen
baca! *lalu lirik bacaan yang belum kelar*
Dunia-nyaDhira – Nadhira Arini
Lupa,
yang jelas seorang teman membawa saya pada blognya Kak Dhira ini. Dan sejak itu
saya selalu menunggu postingan-postingan terbarunya. Lebih banyak tentang
curhat masalah kesendiriannya dalam menunggu sang pangeran a.k.a jodoh. Sebagian
yang lain berisi tulisan selama ia di Jerman, seru cerita-ceritanya! Tapi curhat-curhat
itu juga banyak pesan yang disisipkan. Nggak jarang juga Kak Dhira menulis
puisi yang sederhana tapi ngena. Sampai akhirnya beliau menerbitkan buku
pertamanya, Ketika Dhira Jatuh Cinta. Pasti dong, sejak pertama keluar saya
ikutan PO lewat penulisnya langsung. Gaya menulisnya di buku sama seperti di
blog. Santai dengan gaya bahasa sehari-hari namun tetap sopan.
Halo Terong! – Mevlied Nahla
Inilah
blog terbaru yang berhasil memancing rasa penasaran saya pada setiap
postingannya. Setiap Nahla posting, pasti saya baca! Apapun itu, sekalipun dia
menulis review produk kecantikan (padahal biasanya saya kurang tertarik baca
review tentang satu ini). Gaya bahasanya easy dan khas remaja sekali. Ini yang
bikin saya selalu suka tulisan-tulisannya. Dan gaya menulisnya yang tidak
seperti blogger lain – yang dalam bentuk paragraf. Tapi Nahla punya ciri
khasnya sendiri. Ia menulis sedikit kalimat lalu longkap satu baris ke baris
berikutnya. Memang terkesan sedikit, tapi percayalah. Tulisannya tetap panjang,
dan karena ia menulisnya seperti itu, jadi tidak membosankan sama sekali. Saya
juga selalu suka setiap ilustrasi yang dia buat. Bergaya anime-anime lucu gitu.
Oia dia juga mahir bermain biola dan prestasi terbesar (menurut)nya adalah menikah
di usia 17 dan memiliki anak di usia 19. Wow! Sejak saya lajang saya sudah
kagum pada dia tentang prestasinya yang satu ini.

Yaps
itulah delapan blogger yang setiap mereka posting pasti selalu saya baca. Terlepas
dari desain blog atau tampilan luar, tulisan-tulisan mereka selalu memancing
rasa penasaran saya. Semoga mereka juga istiqomah dengan blognya. Karena saya
yakin, bukan hanya saya yang menunggu tulisan-tulisan terbaru mereka.

47 thoughts on “Delapan Blog yang Pasti Saya Baca”

  1. dan saya nggak tahu semuanya
    eh tahu yang halo terong tapi jadi pengamat dan silent reader. jarang komen.

    bisa disukai orang gitu pasti penulis yang hebat

  2. Saya juga suka tulisan Fahd Pahdepie. Bahkan sejak namanya masih Fahd Djibran. Saya juga pernah rewrite tulisannya ke blog saya. Waktu itu tentang SBY kalo nggak salah. Tahun 2011 atau 2012. HEHE.

  3. aku suka namarappuccino dan nularin ke suamiku sampe dia suka juga. haha..

    suamiku bahkan bikin video dgn narasi tulisannya namarappuccino.

    fahd juga suka. tapi bru baca yang ttg alam rahim, yang galau yang meracau, sama rumah tangga 🙂

  4. Halo Terong favorit deh. Blognya komplit; dari mulai tutorial foto, blog dll ada semua.

    Merapikan Kenangan, kata-katanya daleumm. Sering main ke situ juga.

    Setuju sama yang Komik Muslimah, kangen yaa tapi lama nggak diupdate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *