Wednesday, 14 January 2015

Tidak Harus Mahal, yang Penting Syar'i

Tiga hari yang lalu saya pasang status seperti ini:


Bukan tanpa alasan saya berkata seperti itu. Ini semata karena akhir-akhir ini saya berniat mengumpulkan gamis dan kerudung. Karena memang saat memutuskan untuk benar-benar mensyar'ikan hijab, saya juga harus menyesuaikan dengan pakaian yang saya miliki. Yang ketat-ketat harus saya tinggalkan. Sebagian kerudung yang berbahan tipis saya singkirkan. Naluri wanita mungkin ya, berat rasanya kalau harus memakai pakaian yang sama berulang kali hihi. Apalagi pekerjaan saya tidak menggunakan seragam. Mau tidak mau ya pintar-pintar memadu-madankan pakaian. Kalau di tempat kerja seringnya saya pakai atasan dan rok. Supaya roknya bisa dipakai untuk dua hari :D

Kembali lagi soal kerudung dan gamis. Entah kenapa, sebenarnya saya lebih menyukai gamis daripada baju potongan. Lebih adem saja menurut saya. Gamis ini lebih sering saya pakai di luar jam kerja. Kalau pergi-pergi misalnya. Gamis saya di rumah masih sedikit. Kerudung syar'i saya juga tidak banyak. Maka itu, sekarang saya lagi cari-cari gamis dan kerudung yang syar'i. Sekarang sudah tidak perlu ditanya, rasanya kita sebagai muslimah harus banyak bersyukur. Betapa mudahnya sekarang untuk berhijab. Belum lagi toko online banyak bermunculan. 

Saat saya mampir di beberapa toko lalu melihat harganya, masya Allah hehe. Seperti inilah yang saya katakan di status atas. Untuk kerudung syar'i rata-rata harga di atas Rp 50.000. Juarang sekali yang di bawah itu. Kalaupun ada, biasanya bahannya tidak sebagus yang di atas harga itu. Sama halnya gamis. Kisaran gamis malah lebih mahal lagi. Untuk satu potong gamis saja yang paling murah Rp 100.000. Mau lebih bagus lagi harga Rp 200.000 sampai yang paling mahal Rp 650.000 (mungkin masih ada di atasnya lagi). Bagi saya sendiri harga segitu mahal sekali. Pernah ada teman yang celetuk, "Yah gamis harga segitu (baca: Rp 300.000) mah wajar del." Dalem hati saya cuma mbatin, "Wajar bagimu. Bagiku mah hiks :(" Hhu miris ya :( Rasanya jalan untuk mensyar'ikan hijab jadi agak sulit. Pantas saja kalau banyak yang ingin berhijab syar'i bilang, "Mau ngumpulin uang dulu, baru berhijab syar'i." Padahal berhijab kan tidak pandang uang, tapi ajal yang harus kita sadari kapanpun ia datang :(

Tapi saya juga tidak bisa memaksa begitu saja mereka yang berjualan untuk memurahkan harga. Saya yakin, mereka punya alasan kenapa harus semahal itu. Alasan utamanya sih karena bahan. Yap, bahan syar'i memang lebih tebal dan tidak terawang. Serta longgar dan tak melekuk tubuh, ini juga jadi pertimbangan. Kalau soal model bisa disingkirkan dulu kali ya. Toh makna hijab kan bukan gayanya, tapi syar'i dan taatnya :) 

Masya Allah wanita. Dengan hijab, ia ditinggikan derajatnya. Tapi tidak hilang pula nalurinya hehe. Saya jadi paham kenapa wanita sering mendapat sindiran, "Wanita sekalipun bajunya banyak, tetep aja pas mau ada acara bilangnya nggak punya baju." -_- Dan memang saya rasakan hiks. Tapi saya juga bukan orang yang ngoyo tiap bulan harus beli baju. Bisa dibilang jarang sekali. Paling kalau ada rezekinya saja :)) Malah lebih banyak beli buku :)) Berbeda dengan pria yang jarang memusingkan soal pakaian. Malah ada teman lelaki di kantor saya yang setiap hari hanya pakai kaos hitam. Iya. Saya tidak tahu apakah beliau punya kaos hitam banyak atau tidak, tapi yang saya lihat setiap hari beliau hanya pakai kaos hitam. Dengan gaya kaos yang sama pula. Hm, saya pengen rasanya sekali-kali nyeletuk, "Sekali-kali pakai kaos yang berwarna gitu Mas." atau "Coba lihat koleksi-koleksi kaos hitam di Zalora. Memang masih hitam, tapi lebih bermodel. Biar lebih fresh dikit." *Lalu ditoyor sama si masnya.*

Mungkin inilah yang saya sebut kaffah itu mahal. Mahal di sini bukan semata soal uang, tapi ada 'harga' lebih yang lain yang mau kita bayar. 'Harga' untuk taat pada perintah-Nya, 'harga' untuk mau berjuang sekalipun harus tertatih-tatih, 'harga' untuk mensyi'arkan hijab syar'i itu sendiri. Dan, jika 'harga'nya sudah kita tunaikan, maka balasan-Nyapun  insya Allah setimpal. Wallahu a'lam.

“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.  Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Ah ya, akhir kata saya hanya ingin bilang, Bukan soal mahal harganya sebuah hijab, tetapi syar'i dalam taat pada perintah-Nya :) Semoga Allah selalu memudahkan bagi yang ingin berhijab syar'i dan mengistiqomahkan yang sudah berhijab syar'i ^_^

8 comments:

  1. iya Ade, sebagai pemula yg baru nyoba bergiat di bisnis fashion syar'i, saya juga merasakannya, pun sbg konsumen.

    Emang betul yg Ade blg, mahal karena bahannya. Sy pun walau masih bbrp bulan jualan jadi tau mana bahan yg bagus dan emang mahal dan mana yg murahan.

    kalau saya pribadi, nggak masalah jualan atau membeli dgn harga mahal paling nggak disesuaikan dgn kemampuan kantong hehe. saya juga berpikir awalnya milih jual gamis dan jilbab syar'i agar bisa sekaligus beramal, menggerakkan teman2 agar mau tampil syar'i juga. alhamdulillah dari situ byk teman2 kelas yg ikut pake syar'i meski blum tiap hari pun ada jg yg paling nggak udh punya niat kelak mau syar'i.

    sy jg kepikiran kalo mau produksi brand sendiri gt ya, biayanya tentu mahal di proses. So, paling tidak ambil sisi positifnya aja, justru sedikit mahal itu jg membuat sebagian muslimah kyk saya yg gak punya penghasilan tetap per bulan nggak sering2 beli baju. jadi beli gamis dan jilbab klo emang butuh dan lagi ada uang, kalo nggak, ya udah nggak usah. istilahnya menekan sisi konsumtif agar gak berlebihan. tp beda lg sih klo org suka beli produk mahal karena gengsi naah itu tu lain lg ceritanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini dia salah satu penjual hijab syar'i. Sudah terjawab kenapa yang syar'i lebih mahal :)
      Makasih Kak, atas sharingnya :D

      Delete
  2. Semoga ada rejekinya untuk membeli yang syari ya mak, saya jg sedang proses menuju syari, semoga perlahan cepat terlaksana mengulurkan hijab dan melonggarkan baju

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, Aamiin ya Rabbal Alamin :)
      Semangat Mak :)

      Delete
  3. betul banget ya, mengingatkan banget nih..mahal tapi nggak syar'i sama ja (dosa)...makasih ya...dah saling mengingatkan :)

    ReplyDelete
  4. mba ade..gamis saya malah harga under 100k lhoo..

    kalau 1 set 150an. Syari dan longgar mbak

    mungkin di surabaya jarang ada produsen produk muslim fashion, jadi sampai sana bisa lebih mahal.

    Saya di solo, dan disini banyak yg jual, dan murce..

    godaann banget mba kalau ada barang murah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi kan saya udh bilang juga, semua tergantung bahan. Tapi kalo bahan yang dimaksud mbak yuria bagus, wah beruntung banget dg harga segitu ya. Mungkin saya juga bakalan tergoda :v

      Delete

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...