Selamat 71 tahun Indonesia! Selamat Hari Kemerdekaan! Alhamdulillah kita semua masih diberi kedamaian dan ketentraman. Tidak terbayang apa jadinya jika Indonesia juga mengalami peperangan seperti negara-negara di timur tengah. Kita sudah jauh dari peperangan macam itu sejak 71 tahun yang lalu. Karenanya saya selalu ingat nasihat sejak sekolah. Kita harus merawat kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya. Kita tidak perlu ikut berdarah-darah melawan penjajah. Cukup mensyukuri kemerdekaan ini dengan menjadi warga negara yang baik juga dengan apa yang bisa kita lakukan. 
https://pixabay.com/id/tiang-bendera-bambu-bendera-147826/
Oke rehat sejenak dari opening yang cukup berat *halah. Sebenarnya hari ini saya mau menulis hal-hal apa saja yang saya rindukan dari momen kemerdekaan 17 Agustus ini. Tapi setelah melihat tulisan Mbak Virly yang berbicara Tentang Indonesia dan Gotong Royong, saya justru jadi terinspirasi hal lain. Thanks Mbak Virly hehe.
Berbeda dari daerah Mbak Virly, di daerah tempat saya tinggal sekarang di Surabaya, justru gotong royong masih sering dilaksanakan. Kerja bakti setiap ada momen spesial, salah satunya untuk menyiapkan momen untuk menyambut 17 Agustus. Bahkan perlombaan juga masih dilaksanakan walau tidak sebanyak tahun kemarin. Berbeda dengan wilayah rumah orang tua di Bekasi, momen 17 Agustus tidak seramai dulu. Terakhir saya ikut lomba itu saat kelas 1 SMK. Tapi sepertinya sekarang sudah dimulai lagi oleh remaja-remaja baru di lingkungan RT mengingat adik saya tahun kemarin pun menjadi salah satu panitianya. 
Sampai sini saya berpikir, barangkali kita tetap harus optimis. Karena mungkin tidak semua daerah yang hilang rasa gotong royongnya. Ya contohnya tempat saya tinggal saat ini. Saya bersyukur bisa tinggal lingkungan rumah yang tingkat kerja samanya masih baik. Saat ada warga yang kesulitan, sakit, ataupun yang meninggal, semua warga masih bergotong royong untuk membantu. 
https://image.shutterstock.com/display_pic_with_logo/1110497/376378447/stock-vector-flat-design-indonesia-icons-and-landmarks-with-fireworks-as-a-background-376378447.jpg
Jadi, sesungguhnya kita masih bisa optimis dengan adanya contoh di atas. Saya yakin banyak daerah lain yang juga masih menerapkan kerja sama masyarakat dengan baik. Pun kita bisa mensyukuri kemerdekaan ini. Kebebasan yang bisa kita nikmati sekarang.

Abaikanlah berita-berita tentang politik yang kelihatannya carut marut, kebijakan pemerintah yang sering berubah-ubah juga berita dari orang-orang yang berulah dan merugikan banyak orang. Daripada mengeluhkan hal itu, mengapa tidak kita yang memperbaiki diri sendiri. Melakukan apa yang bisa kita lakukan. Karena membangun negara memang tidak mudah. Jadi mengubah diri sendirilah hal yang paling mungkin dan paling mudah untuk dilakukan. 

Nanti, saat kita sudah menjadi orang baik dan bisa berkontribusi bagi orang banyak, maka siapa yang diuntungkan? Ya negara pula bukan? 🙂 Lagi pula percayalah, bahwa negara tercinta kita ini masih banyak orang yang baik, peduli juga mampu berkontribusi bagi masyarakat. 
Pada akhirnya, saya ingin mengatakan, bersama kemerdekaan Indonesia, harapan-harapan pasti akan selalu ada 🙂

18 thoughts on “Bersama Kemerdekaan, Harapan Akan Selalu Ada”

  1. Semangat kemerdekaan yang sesungguhnya..belum pernah saya lihat jika berada dikampung halaman..selalau kemerdekaan itu dihiasi dengan parade lenggak – lenggok bokong mba..gerak jalan hehe

  2. Semangat gotong royong di beberapa tempat mmg sdh mulai menipis. Kalau ada yg harus dikerjakan bersama2 biasanya penduduknya malah bergotong royong dengan mengumpulkan uang utk membayar jasa tukang. Ya mereka masing2 juga sibuk kerja juga sih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *