Kalau kau bicara “Ini punya punya gue, suka-suka gue.”
Maka pergilah dari sini.
Ah paling tidak, pergilah dari berandaku.
Kalau kau bicara, “Media sosial itu kan bebas.”
Maka pergilah dari sini.
Ah paling tidak, jangan menyampah di berandaku.
Kalau kau bicara, “Ya udah kalau keganggu, blokir aja.”
Ya. Memang itu yang akan aku lakukan.
Tak butuh waktu lama, akan kulakukan itu.
Tapi jangan sekali-kali untuk memintaku berteman lagi.

Sadis? Ya. Lebih baik begitu.
Kau yang berlaku, kau yang meminta.
Seolah media hanya milikmu.
Hingga kau merasa bebas melakukan apa saja.
Sampai-sampai kau lupa bahwa di belakangmu,
ada banyak orang yang melihat berandamu.
Melihat begitu banyak keluhan, hujatan dan sindiranmu.
Hei teman mana yang suka dengan status macam itu?
Beritahu padaku,
dan akan aku kasih jempol untuk yang tahan dengan itu semua.

Maafkan aku kawan.
Jika suatu saat aku sudah tak kuat untuk kembali mengingatkanmu.
Maka (hanya) untuk media sosial, kita tak perlu berteman.


Untukmu siapa saja yang (masih) mengeluh, menyindir, menghujat di media sosial.
Yakinilah bahwa kita tidak sendiri.
Ada teman-teman kita di belakang yang (bisa saja) terganggu dengan status macam itu.
Daripada mengeluh pada tembok yang tak bisa bicara, 
lebih baik adukan pada Tuhanmu yang Maha Mendengar lagi Maha Penyayang.

17 thoughts on “(Lagi-lagi) Media Sosial dan Berbagi”

  1. kunjungan perdana, salam perkenalan, silahkan berkunjung balik ketempat saya, barangkali berminat saya punya banyak vcd pembelajaran untuk anak2, siapa tau anda mempunyai adik,keponakan atau mungkin anak yang masih kecil, vcd ini sangat membantu sekali dalam mengasah kecerdasan dan kemampuan otak anak, serta bagus untuk membangun karakter dan moral anak sejak usia dini, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila tdk berkenan, trm kasih ^_^

  2. hehe iyaa bener, dari apa yang kita tulis atau ucapkan di dunia maya pasti ada dampaknya ya. ketika mengetik hujatan dan menekan tombol post efeknya bisa seumur hidup kan
    harus lebih hati-hati yaa 😀
    nice post 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *