Setia dengan Nomor Handphone

Akhir-akhir ini saya lagi suka sekali dengan fitur baru Facebook, yakni See Your Memories. Rasanya lucu saja, diingatkan kembali dengan postingan-postingan yang sudah lama. Jadi kelihatan deh dulu pernah alay :v Tapi jadi bisa lihat status-status yang bagus dan dibuat sendiri juga, seperti di bawah ini hehe.
Nah, beberapa hari lalu saya melihat salah satu postingan yang sempat saya bagikan satu tahun lalu dari sebuah portal yang cukup terkenal. Yakni tentang keuntungan-keuntungan tidak mengganti nomor handphone selama 10 tahun. Yah, sayangnya tidak saya simpan hiks. Yang jelas saat itu caption yang saya pasang adalah ekspresi tertawa karena merasa bahagia sebab saya adalah salah satu orang yang paling jarang mengganti nomor handphone hehe.
Yup, dari awal memiliki handphone, saya paling jarang yang namanya ganti nomor. Paling-paling ganti hanya karena tarif dari provider tersebut sudah mahal. Maklum, dulu pertama kali punya handphone kan zaman sekolah ya. Jadi urusan pulsa harus irit, karena masih minta orang tua. Dan seingat saya, nomor handphone yang saya pakai saat ini sudah berjalan enam tahun. Yes, itu artinya sudah dari tahun 2010!
Apa alasan saya paling malas mengganti nomor? Karena sudah banyak yang tahu. Teman-teman sekolah, teman-teman kantor (dulu saat masih bekerja ya), juga teman-teman kuliah dan lingkungan rumah. Saya juga bukan orang yang terpengaruh dengan gangguan-gangguan. Padahal, biasanya orang-orang banyak yang tidak tahan dengan gangguan-gangguan yang seringkali meneror lewat SMS atau telepon. Dan akhirnya mereka memilih untuk mengganti nomor. Iya, jadi mau itu teror dari mantan yang dulu sering SMS *tsah :v*, teror dari orang-orang iseng yang yang tak bertanggung jawab. Sampai SMS-SMS atau telepon-telepon salah sambung atau mendadak menawarkan hadiah secara cuma-cuma (ini sering banget -_-). Saya tetap setia dengan nomor ini *ciyee*.
Dengan kata lain, saya paling malas ganti nomor karena malas untuk memberi tahu semua teman bahwa saya ganti nomor. Bahkan nomor handphone yang saya pakai sekarang sudah rusak atau hilang beberapa kali (handphonenya yang hilang -_-), masih saja tetap saya urus ke gerai providernya langsung. Abis tinggal bawa KTP, sebut nomor, dalam lima menit sudah jadi :v. Tidak pakai sistem pembayaran apapun kok. Lah emang nggak bayar hihi. Makanya, saran saya kalau daftar nomor baru, pastikan yang didaftarkan identitas asli ya. Jadi begitu ada kendala rusak atau hilang, mudah untuk diganti, sekali lagi, GRATIS 🙂
Jadi nomor handphone yang saya pakai sekarang sudah menemani saya dalam suka dan duka *halah*. Sudah menemani dari saya masih sekolah dan single sampai menikah dan punya anak *eeh*.

Trus, trus, kalau kamu, berapa tahun nggak ganti nomor handphone? ^^

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, Bookish,

12 comments to “Setia dengan Nomor Handphone”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. herva yulyanti - Juni 29, 2016 Balas

    Saya juga termasuk setia dengan nomer HP cuman setelah HP ilang males ngurusin jadinya pake nomer baru deh ehhehe..

    • adedelina - Juni 29, 2016 Balas

      Hihi kebanyakan orang memang gitu ya Mbak. Males ngurusinnya :v

  2. fitroh satrio - Juni 29, 2016 Balas

    wahh saya juga setia nih ama nomer yang sudah nemenin saya dari SMP kelas 2

    • adedelina - Juni 29, 2016 Balas

      Ouh umurnya berapa mas? Kalo seumuran saya 23, wah lama juga ya berarti 😀

  3. Nur Rochma - Juni 29, 2016 Balas

    Saya termasuk yang setia. Setia sama no hp. Pernah beberapa kali ganti nomor. Biasanya kalo ganti hp, ganti nomor. Apa hubungannya!
    Trus punya dua nomor, tapi sulit buat sekedar ingat. Akhirnya nomor baru nggak kepake. Kembali ke nomor lama buat macam2.

    • adedelina - Juni 29, 2016 Balas

      Hihi emang biasanya kalo nomor lama lebih mudah diingat ya mbak 🙂

  4. nh18 - Juni 29, 2016 Balas

    Ada …
    saya punya nomer yang setia saya pertahankan …
    tetapi jujur tidak aktif/tidak digunakan untuk komunikasi

    sementara untuk nomer sekarang ? saya lupa sudah berapa tahun … rasanya sih sudah 10 tahun juga …
    Keduanya Paska Bayar. Satu GSM satu lagi CDMA.

    (so kesimpulan … saya punya 2 nomer yang berumur lebih kurang 10 tahun)

    Kenapa demikian ? saya suka dengan kombinasi nomornya … hahaha

    salam saya

    • adedelina - Juni 29, 2016 Balas

      Keren Om. Nomor dulu itu lebih unik ya Om 😀

    • adedelina - Juni 29, 2016 Balas

      Keren Om. Nomor dulu itu lebih unik ya Om 😀

  5. fibogroup - Juli 1, 2016 Balas

    Kalau saya sih punya 1 no yg tetap, dan satu lagi biasa gunta-ganti mengikuti mana yg tarifnya lebih murah,, hehee

    • adedelina - Juli 1, 2016 Balas

      Rata-rata orang sekarang punya dua nomor ya Mas 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.