Psst, ini bukan postingan tandingan tentang blogger atau event cheerleader itu ya. Ini hanya unek-unek saya pribadi yang sebenarnya sudah lama juga ingin ditulis.
Jujur saja, seringkali saya iri pada teman-teman blogger yang sering datang ke sebuah event. Pikir saya, ya selain mendapatkan ilmu atau keuntungan secara cuma-cuma dengan bertemu para blogger lain, mereka juga jadi punya bahan tulisan. Apalagi jika banyak event yang didatangi, maka bisa tambah banyak saja postingannya. Saya sendiri baru dua kali datang ke event khusus blogger. Kopdar pertama bersama komunitas Warung Blogger, dan yang kedua bersama Guru Blogger Nasional.
Kopdar bersama komunitas Warung Blogger
Kopdar bersama komunitas Guru Blogger Nasional
Yang konyolnya, saya pernah bergumam, kalo masih single enak kali ya, bebas. Bisa datang sesuka hati. Ya mungkin sebenarnya bisa saja saya tetap datang saat sudah menikah, tapi karena setelah menikah saya langsung hamil, mau tidak mau saya harus menjaga kandungan. Apalagi sekarang saya bukan tinggal di Bekasi yang sudah tahu segala seluk beluk kota-kota (Jabodetabek.red) dan angkutannya. Bisa sih minta antar suami, tapi ya gitu kasihan kan kalau misalkan suami nggak boleh masuk. Ya gitulah, intinya bukan nggak mau, tapi karena beberapa pertimbangan *atau alasan (?) eh.
Tapi sekarang, setelah baca tulisan Teh Langit jadi malah kepikiran. Kalau misalkan saya masih single dan merasa bebas, maka tidak menutup kemungkinan kalau saya justru jadi salah satu dari event cheerleader itu. Jadi maksudnya, pada dasarnya saya senang datang ke sebuah acara apalagi kalau gratis dan banyak hadiahnya, maka bisa saja kan saya datangi semua acara itu, tanpa memilah dan memilih apakah acara itu cukup penting atau cocok dengan blog saya atau tidak. Yang bisa jadi bukan niat hanya ingin mendapatkan ilmu, tapi saya berpikir yang penting saya jadi punya bahan tulisan untuk di posting di blog ini. Haiyaa…

Baca: Ngeblog adalah Berbagi

Intinya, tulisan Teh Langit itu buat saya bersyukur. Saya jadi paham kalau saya single, bisa jadi saya malah ‘maruk’ (baca: tidak terkendali) untuk mendatangi semua event blogger karena merasa bebas tak ada tanggungan. Saya juga jadi mengerti bahwa tidak semua event lho harus didatangi. Minimal event tersebut sesuai dengan gaya blog saya.
Tapi tidak saya pungkiri, kalau saya juga tetap berharap kelak bisa datang ke acara-acara blogger ataupun hanya sekedar kopdar. Karena biar bagaimanapun, kopdar blogger itu juga penting, bukan hanya untuk menambah relasi, tapi kita jadi punya wawasan yang lebih luas lagi. 

27 thoughts on “Tentang Datang ke Event Blogger”

  1. saya juga sering iri kalo liat temen2 yg sering datang ke event2 keren. tapi buat apa saya iri… toh saya tipe orang yg gak nyaman ada di tengah banyak orang yg ga semuanya saya kenal baik

    1. Ada yang diundang, ada yang bisa daftar sendiri Mbak. Biasanya lewat komunitas yang banyak ditawarkan. Ga mesti blog baru atau lama kok. Sepanjang kitanya memang mau atau kalau misal diseleksi, blog kita masuk kriteria, ya bisa saja datang 🙂

  2. Memang harus bersyukur kalau belum ada kesempatan, supaya gak ngiri dgh blogger yg sering datang event. Tapi kalau ada kesempatan dan masih single, saya akan datangi semampunya untuk mengisi waktu dan menjaring koneksi. Ada banyak manfaat menghadiri event, ga sebatas goodiebag atau sekadar jadi event cheerleader. Kalo sudah sering datang ke event, pasti ngerti 🙂

    1. Sebenernya bisa dibedain juga ko, yang mana blogger yang kepingin dateng buat berjaringan, mana yang buat seneng-seneng, mana yang emang event cheerleader. Hehehehe….

    2. Keliatan bedanya, mba Ade. Aku dateng event emang untuk nyari ilmu dan biasanya ngumpul sama temen yang udah lama kenal tapi belum pernah ketemuan. Di sana juga jadi tahu blogger baru yang di luar jejaringku. Intinya sih silaturahim menambah rezeki, bukan soal materi juga. Tapi kesempatan bahkan sering dapat dari teman yang pernah berkomunikasi. Jadi ya ga ada salahnya datang ke event.

  3. Euuh, aku beberapa hari ini baca-baca artikel blog yang topiknya serupa. Tapi, baru di artikel ini aku kebetulan mau berkomentar, hahaha.

    Kok aku merasa umumnya blogger wanita ya yang memandang "serius" topik "event cheerleader" ini? Sedangkan klo blogger cowok umumnya berprinsip, "so what? urusan gue, mau lo apa?". Apa karena wanita lebih condong mengutamakan "kebersamaan" ya?

    Klo aku sih memandang fenomena ini sebagai bagian dari gejolak zaman tentang perubahan yang pasti bergulir dan memaksa mereka yang terlibat untuk turut beradaptasi.

    1. Ga serius juga sih mas 😀 cuma memang udah lama mau nulis tentang ini. Kebetulan aja sekarang pas lagi hebring hehe.

      Nah kalo soal alasan wanita lebih banyak yang dateng ke event ya balik lagi ke masing-masing orangnya 🙂

  4. kalo mau jujur, saya juga pengen datang ke acara blogger Mbak, mendapat ilmu, teman baru dan goodiebag rasanya pasti menyenangkan, tapi berhubung saya tinggal di kota kecil jadi yah gak mungkin memaksakan diri untuk ikut kan? 🙂

  5. gimana ya del… da aku mah bodo amat sih soalnya aku ngerasa entah ada undangan atau tawaran event, kita masing2 sudah gede kok sudah bisa nimbang untung ruginya buat masing-masing. dalam berbagai hal, ya contohnya ini 🙂

    yang timelinenya begini aku nggak iri, yang enggak juga yasudah hehehe
    semua yang sering sapaan sama aku intinya temenku, nggak ada bedanya hihi

    1. Hehe mungkin beda kali ya. Gatau juga ya, knp kalo lihat temen" yang sering dateng ke event tuh ada rasa kepingin juga gitu. Beda lho rasanya ketemu langsung dg dunia maya 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *